TRIBUNGORONTALO.COM – Universitas Terbuka (UT) Gorontalo melantik tiga pejabat struktural dalam lingkungan Universitas Terbuka secara daring melalui zoom meeting, Jumat (30/1/2026).
Pelantikan tersebut dilakukan serentak secara nasional dan diikuti oleh seluruh unit UT di Indonesia.
Pelantikan ini merupakan bagian dari penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) Universitas Terbuka sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).
Penyesuaian ini sekaligus menandai penguatan peran UT dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi berbasis pembelajaran jarak jauh.
Adapun tiga pejabat Universitas Terbuka Gorontalo yang dilantik yakni Nur Asiah, S.Sos., M.Si, Yasir M. Pidu, S.E., M.M, dan Burhan Mohamad, S.E. Ketiganya dipercaya mengemban jabatan strategis dalam mendukung kinerja UT Gorontalo ke depan.
Sesuai data Nur Asiah, S.Sos., M.Si dilantik sebagai Manajer Pembelajaran, Kemahasiswaan, dan Alumni Universitas Terbuka Gorontalo dengan masa jabatan periode 2026–2031.
Sementara Yasir M. Pidu, S.E., M.M dilantik sebagai Manajer Perluasan Daya Jangkau, Registrasi, dan Ujian. Serta Burhan Mohamad, S.E sebagai Manajer Keuangan, Sumber Daya, dan Umum, dengan masa jabatan hingga 19 Mei 2028.
Direktur Universitas Terbuka Gorontalo, Safriansyah, menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik.
Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian penting dari transformasi kelembagaan Universitas Terbuka.
“Pertama saya mengucapkan selamat kepada para pejabat Universitas Terbuka Gorontalo yang telah dilantik pada hari ini. Pelantikan ini merupakan penyesuaian terhadap SOTK baru Universitas Terbuka sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum,” ujar Safriansyah saat diwawancarai Tribun Gorontalo, usai kegiatan Jumat (30/1/2026).
Menurut Safriansyah, SOTK baru ini dirancang untuk memaksimalkan peran Universitas Terbuka dalam memberikan layanan pendidikan tinggi jarak jauh yang berkualitas dan berdaya saing global.
“SOTK baru ini dalam rangka memaksimalkan peran Universitas Terbuka, khususnya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran jarak jauh agar mampu bersaing di kelas dunia,” jelasnya.
Baca juga: Sosok Safaruddin Anggota DPR Disorot Usai Marahi Kapolres Sleman, Rupanya 5 Tahun Dinas di Gorontalo
Ia juga menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan merupakan perpanjangan masa jabatan, melainkan penyesuaian nomenklatur jabatan seiring perubahan struktur organisasi di lingkungan UT.
“Ini bukan perpanjangan. Dengan SOTK baru ini, terjadi perubahan nama jabatan yang diemban masing-masing pejabat, termasuk di UT Gorontalo. Namun masa kerja tetap melanjutkan masa jabatan yang telah berjalan sebelumnya,” ungkap Safriansyah.
Lebih lanjut, Safriansyah menekankan pentingnya sinergi antar pejabat dan seluruh sivitas akademika UT Gorontalo dalam mencapai tujuan besar Universitas Terbuka. Di mana sesuai arahan pimpinan pusat, kata dia, harus diterjemahkan secara konkret di tingkat daerah.
“Sebagaimana arahan Pak Rektor, kita harus terus bersinergi bersama dalam rangka mencapai tujuan Universitas Terbuka. Khususnya di UT Gorontalo, bagaimana meningkatkan angka partisipasi mahasiswa,” ujarnya.
Ia menilai kehadiran para pejabat yang dilantik hari ini diharapkan dapat menjadi tambahan amunisi dan motivasi bagi UT Gorontalo dalam memperluas akses pendidikan tinggi, terutama di wilayah Gorontalo dan sekitarnya.
“Dengan adanya jabatan para pejabat yang dilantik hari ini, semoga bisa menambah amunisi dan motivasi untuk terus bekerja keras dan berjuang bersama-sama mencapai cita-cita Universitas Terbuka,” kata Safriansyah.
Bagi direktur, peningkatan angka partisipasi mahasiswa menjadi salah satu fokus utama UT Gorontalo, mengingat karakteristik wilayah yang luas dan kebutuhan masyarakat akan pendidikan tinggi yang fleksibel dan terjangkau.
Pelantikan secara daring ini juga mencerminkan komitmen Universitas Terbuka dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari sistem pembelajaran jarak jauh.
Model pelantikan serentak secara nasional dinilai efektif dan efisien, sejalan dengan karakter UT sebagai pelopor pendidikan terbuka dan jarak jauh di Indonesia.
Safriansyah berharap, para pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab baru, serta mampu menghadirkan inovasi dalam layanan akademik, kemahasiswaan, registrasi, hingga pengelolaan sumber daya.
“Tujuan akhirnya adalah menjadikan Universitas Terbuka sebagai perguruan tinggi jarak jauh berkelas dunia. Itu cita-cita besar yang hanya bisa dicapai dengan kerja bersama,” pungkasnya.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Universitas Terbuka Gorontalo untuk terus memperkuat perannya dalam mencerdaskan masyarakat, memperluas jangkauan pendidikan tinggi, dan menjawab tantangan pendidikan di era digital.
Pantauan TribunGorontalo.com, suasana pelantikan berlangsung khidmat. Para sivitas akademika terlihat khusyuk menyimak arahan Rektor Universitas Terbuka yang ditayangkan melalui layar Zoom.
Sebagian besar peserta mengikuti kegiatan dari aula UT Gorontalo dengan penuh fokus mengikuti seluruh rangkaian acara.
Ketiga pejabat yang dilantik berdiri tegak di depan layar besar, mengikuti prosesi pengambilan sumpah jabatan.
Momen sakral tersebut terlihat ketika mereka memegang Al Qur’an saat pengucapan sumpah, menandakan betapa serius dan bermaknanya tanggung jawab yang diemban.
Setelah seluruh proses pelantikan dan pengambilan sumpah selesai, ketiganya berfoto bersama di depan layar besar Zoom sambil saling berjabat tangan dengan pejabat internal lainnya.
Suasana keakraban tak terlepas dari raut wajah bangga dan semangat baru untuk bekerja bersama demi kemajuan UT Gorontalo.
Sekadar informasi Universitas Terbuka Gorontalo merupakan Unit Pelaksana Teknis UT di Provinsi Gorontalo, yang resmi dibentuk tanggal 14 Mei 2002 untuk melayani mahasiswa UT di seluruh kabupaten/kota di daerah provinsi ini.
UT Gorontalo memiliki peran penting dalam menyelenggarakan pelayanan administrasi akademik, registrasi, ujian, serta layanan bantuan belajar termasuk tutorial dan bahan ajar yang mendukung sistem pembelajaran jarak jauh.
UT Gorontalo Sebagai bagian dari Universitas Terbuka Indonesia, UT Gorontalo menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang flexible, terbuka, dan mandiri.
Mahasiswa UT belajar tanpa batasan ruang dan waktu melalui kombinasi bahan ajar cetak dan digital, materi online, tutorial web, hingga video pembelajaran.
Sistem ini memungkinkan mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan dari rumah, tempat kerja, atau lokasi lain sesuai kebutuhan mereka.
Model pembelajaran UT juga menekankan belajar mandiri terbimbing, di mana mahasiswa memiliki tanggung jawab besar dalam mengatur waktu dan proses belajar mereka sendiri, namun tetap mendapat bimbingan dari tutor dan dosen melalui platform digital atau layanan tutorial.
Selain itu, UT Gorontalo juga membuka peluang luas bagi calon mahasiswa baru dari berbagai latar belakang pendidikan dan profesi.
Pendaftaran mahasiswa baru Program Diploma dan Sarjana untuk semester 2025/2026 telah dibuka, dan prosesnya sepenuhnya dilaksanakan secara online melalui sistem registrasi UT.
Sistem ujian pun diselenggarakan secara terintegrasi, mulai dari ujian tatap muka (UTM) hingga ujian online langsung (UO) dan remote proctoring sesuai kebutuhan mahasiswa, menjaga fleksibilitas sekaligus kredibilitas akademik.
Dengan struktur organisasi yang semakin kuat dan terarah, UT Gorontalo berharap dapat terus memperluas akses pendidikan tinggi di Gorontalo serta mencetak lebih banyak lulusan yang berkualitas, siap menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan masyarakat secara luas. (adv/*)