SURYA.CO.ID, SURABAYA - Brand ritel lokal asal Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), Samudra Supermarket, semakin agresif melebarkan sayap di Kota Surabaya.
Pada Kamis (29/1/2026), Samudra Supermarket secara resmi membuka gerai terbarunya di BG Junction Surabaya. Kehadiran gerai ini menandai langkah perdana brand tersebut berekspansi ke dalam pusat perbelanjaan atau mal.
Chief Operating Officer (COO) Samudra Supermarket, April Wahyu Widati, menjelaskan kepada SURYA.co.id bahwa gerai di BG Junction merupakan cabang kedua mereka di Kota Pahlawan.
"Ini merupakan gerai kedua di Surabaya setelah sebelumnya kami hadir di kawasan CitraLand GreenLake, Lidah Kulon. Namun, ini juga menjadi yang pertama kalinya Samudra masuk ke dalam area mal," ujar April.
Pembukaan gerai baru ini dilakukan di tengah optimisme pertumbuhan bisnis ritel di Surabaya.
April menyebutkan, bahwa momen menjelang Ramadan dan Lebaran 2026 menjadi peluang emas untuk mendongkrak performa perusahaan.
Pihak manajemen meyakini, antusiasme belanja masyarakat Indonesia saat bulan puasa hingga Idul Fitri akan menjadi pendorong utama peningkatan permintaan produk.
"Sepanjang tahun, kuartal yang bertepatan dengan puasa dan Lebaran selalu menjadi momentum terbaik. Kami harap ini memberikan dorongan omzet yang konsisten sejak awal tahun," tambahnya.
Untuk bersaing dengan ritel besar lainnya, Samudra Supermarket mengusung konsep diferensiasi melalui kelengkapan produk segar (fresh product). Berikut adalah beberapa keunggulan yang ditawarkan:
"Kami ingin memberikan pengalaman belanja yang berbeda dan nyaman, namun dengan harga yang tetap sangat terjangkau atau affordable," jelas April.
Hingga awal 2026, Samudra Supermarket telah mengoperasikan delapan gerai yang tersebar di berbagai wilayah strategis Jawa Timur, di antaranya:
April menegaskan, bahwa fokus ekspansi perusahaan akan tetap berpusat di Jawa Timur. Strategi ini sejalan dengan visi besar Samudra Supermarket untuk menjadi brand ritel lokal nomor satu di wilayah tersebut.
"Kami pemain lokal dan melihat peluang di Surabaya masih sangat besar. Kami ingin mengisi celah pasar yang belum banyak disentuh ritel lokal lainnya," pungkasnya.