Laporan Wartawan Tribun Gayo Rasidan | Gayo Lues
TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues, meninjau pembangunan hunian sementara (Huntara) di Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang.
Selain itu rombongan juga memantau pajak Terpadu Buntul Tajuk Bustanulsalam, Blangkejeren, kabupaten setempat untuk memastikan stabilitas pasokan kebutuhan pokok, Jumat (30/1/2026).
Pada kesempatan itu, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan didampingi Waki Bupati Gayo Lues, Maliki SE dan Kalaksa BPBD serta kepala dinas Perindagkop.
Selain meninjau Huntara dan pajak terpadu, rombongan juga mengunjungi SMPN 1 Dabun Gelang.
Deputi BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan mengatakan pembangunan Huntara ditargetkan dapat terwujud dan rampung sebelum memasuki bulan puasa Ramadhan.
Hal tersebut dibuktikan dengan komitmen Pemkab Gayo Lues dan keseriusan tim di lapangan serta para kontraktor yang terus berkerja keras.
"Progres pembangunan Huntara di Desa Rigeb Kecamatan Dabun Gelang, kini terlihat perkembangan pembangunan yang cukup signifikan.
Bahkan diharapkan proses pengerjaan terus dipercepat, agar target penyelesaian dapat tercapai sebelumnya bulan puasa Ramadhan mendatang," sebutnya.
Pascabencana alam stok bahan pokok untuk wilayah Gayo Lues masih mencukupi.
Akan tetapi masih terjadi kenaikan harga atau gejolak terhadap sejumlah harga barang.
Hal itu disebabkan salah satu faktor akibat distribusi yang belum sepenuhnya pulih seperti harga daging ayam potong maupun sejumlah harga barang lainnya.
Terutama pasokan barang ke Gayo Lues yang masih bergantung dari Medan dan Riau yang harus melewati jalur lintas Medan-Aceh Tenggara.
Namun distribusi dan harga barang tersebut mulai membaik dan normal, seiring dengan proses penanganan dan pemulihan ruas jalan nasional Blangkejeren menuju Kutacane berangsur normal.
Sementara itu Wakil Bupati Gayo Lues, Maliki mengatakan Pemkab akan terus memantau perkembangan pembangunan Huntara dan menjaga perkembangan stabilitas pasokan barang di pajak.
Sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari terlebih mendekati bulan puasa Ramadhan.
"Kini fasilitas penunjang seperti air bersih dan pemasangan arus listrik berjalan selaras dengan pengerjaan huntara tersebut, begitu juga halnya penanganan irigasinya hampir rampung," sebutnya. (*)
Baca juga: Ahli Waris dari PPPK Gayo Lues yang Meninggal Saat Jalankan Tugas Kemanusian Dapat Santunan
Baca juga: Tinjau Agusen Gayo Lues, Bupati Suhaidi Tegaskan Huntara Dibangun Pemerintah Sangat Layak Dihuni
Baca juga: Lonjakan Harga Minyak Serai Wangi di Gayo Lues jadi Angin Segar bagi Petani