TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Baznas (Bazis) Jakarta Timur mendirikan dapur umum untuk warga korban banjir di Jalan Taman Harapan RT 04/RW 03, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Dapur yang memasok logistik untuk warga korban banjir ini merupakan kolaborasi Baznas dengan 12 Chef Nusantara alumnus program Master Chef Indonesia, di antaranya King Abdi.
Wakil Ketua III Baznas (Bazis) DKI Jakarta, Sholihah mengatakan dapur didirikan untuk membantu memenuhi kebutuhan logistik warga korban banjir luapan aliran Kali Ciliwung.
"Di sini kami akan menyiapkan 6.000 porsi makanan bagi para penyintas korban banjir, khususnya di Jakarta Timur," kata Sholihah di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (30/1/2026).
Nantinya 6.000 porsi makanan siap saji itu akan dibagikan kepada warga korban banjir di Kelurahan Cililitan, Kelurahan Cawang, Kelurahan Bidara Cina, dan Kelurahan Kampung Melayu.
Pasalnya warga di empat kelurahan tersebut kini terdampak banjir luapan Kali Ciliwung dengan ketinggian berkisar 2 meter, sehingga memaksa ribuan warga mengungsi.
Di wilayah Cawang saja tercatat sekitar 290 warga dari tiga RW yang permukimannya berada di dataran rendah dan berdekatan dengan Kali Ciliwung kini mengungsi akibat banjir.
"Insya Allah ini (bantuan makanan) akan memberikan secercah kebahagiaan bagi para penyintas. Menunya yang akan diberikan adalah ayam kari, bihun goreng juga, dan kentang goreng," ujar Sholihah.
Dapur umum ini khusus disiagakan pada Jumat (30/1), namun Baznas (Bazis) memastikan bantuan lain tetap akan diberikan selama warga korban banjir di Jakarta membutuhkan.
Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin menuturkan pihaknya mengapresiasi dapur kemanusiaan didirikan Baznas (Bazis) untuk membantu warga.
"Mudah-mudahan memberikan semangat, juga memberikan kebahagiaan dengan kolaborasi dengan Baznas. Mudah-mudahan kebutuhan-kebutuhan mereka (pengungsi) terpenuhi," tutur Essie.