Arema FC kembali aktif di bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026.
Setelah mendatangkan empat pemain baru, pelatih Marcos Santos memberi sinyal bahwa Singo Edan masih akan merekrut tambahan pemain lokal maupun asing.
Rumor menyebut nama Rio Fahmi dan Komang Putra sebagai calon kuat. Kebutuhan akan bek baru semakin mendesak setelah Arema kehilangan Brandon Scheunemann, Yann Motta, dan Luiz Gustavo yang cedera ACL.
Kode dua jersey tanpa nama di media sosial Arema juga memperkuat spekulasi. Aremania kini menanti siapa rekrutan berikutnya untuk membawa Singo Edan bangkit di putaran kedua.
Baca juga: Jadwal Terbaru Persis Solo vs Persib Bandung di Super League Indonesia Live di TV Mana?
Arema FC kembali menjadi pusat perhatian publik sepak bola nasional. Memasuki paruh musim BRI Super League 2025/2026, klub kebanggaan Aremania ini menunjukkan keseriusannya untuk bangkit dengan melakukan perombakan besar di dalam skuad. Setelah hasil di putaran pertama dinilai belum sesuai target, manajemen Singo Edan mulai bergerak agresif di bursa transfer demi mengangkat performa tim pada putaran kedua.
Pergerakan Arema FC tidak hanya sebatas rumor. Hingga akhir Januari 2026, manajemen sudah resmi memperkenalkan empat pemain baru, yakni Gustavo Franca, Gabriel Silva, Joel Vinicius, dan Gianluca Pandeynuwu. Kehadiran mereka diharapkan bisa memberi warna baru sekaligus menambah daya saing tim yang masih berkutat di papan tengah klasemen.
Namun, perombakan itu rupanya belum selesai. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, secara terbuka mengisyaratkan bahwa timnya masih akan mendatangkan pemain baru dalam waktu dekat. Ia mengungkapkan bahwa tambahan tersebut bisa berasal dari pemain lokal maupun asing, terutama untuk menutup kekurangan di sektor pertahanan.
Marcos mengakui bahwa dirinya kini mendapat kepercayaan penuh dari manajemen untuk menentukan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim. Baginya, langkah cepat di bursa transfer menjadi hal penting agar Arema FC tidak terus tertinggal dari pesaingnya di papan atas.
Pernyataan Marcos tersebut langsung memantik spekulasi luas di kalangan suporter. Rumor paling kencang menyebut dua pemain lokal berlabel Timnas Indonesia, yakni bek Persija Jakarta, Rio Fahmi, dan bek Borneo FC, Komang Putra. Keduanya dikenal sebagai pemain yang memiliki kecepatan, determinasi tinggi, dan pengalaman di level tertinggi sepak bola nasional.
2. Marcos Santos Siapkan Revolusi Putaran Kedua
Tak hanya itu, Arema FC juga dikaitkan dengan pemain asing muda asal Lebanon, Mohammad Al-Husseini. Bek berusia 23 tahun tersebut digadang-gadang bakal menjadi opsi jangka panjang bagi Singo Edan, sekaligus menambah kekuatan di lini belakang yang saat ini sedang krisis.
Krisis itu terjadi setelah Arema FC kehilangan tiga pemain di posisi bek tengah dalam waktu hampir bersamaan. Brandon Scheunemann memilih melanjutkan karier di Liga 2, Yann Motta resmi dilepas klub, sementara Luiz Gustavo harus mengakhiri musim lebih cepat akibat cedera ligamen lutut (ACL). Kondisi ini membuat stok pemain bertahan menjadi sangat terbatas.
Sinyal kedatangan pemain baru semakin menguat setelah muncul unggahan misterius di akun media sosial resmi Arema FC. Dalam video promosi tiket laga melawan Persijap Jepara di Stadion Kanjuruhan, tampak dua jersey Arema tanpa nama pemain. Banyak pihak meyakini bahwa dua jersey kosong itu merupakan kode bahwa klub akan segera memperkenalkan dua pemain anyar.
Rencananya, pengumuman resmi tersebut akan dilakukan bertepatan dengan pertandingan melawan Persijap. Momen itu dinilai tepat karena akan disaksikan langsung oleh ribuan Aremania yang menantikan perubahan nyata di tubuh tim.
Bagi Marcos Santos, perombakan ini bukan sekadar soal mengganti pemain, melainkan bagian dari proyek besar untuk mengembalikan marwah Arema FC. Ia menegaskan bahwa Singo Edan tidak sepantasnya berada di papan tengah. Dengan dukungan penuh manajemen dan pergerakan aktif di bursa transfer, ia optimistis timnya bisa bangkit dan kembali bersaing di papan atas.
Kini, Aremania hanya tinggal menunggu satu hal: siapa sosok yang benar-benar akan datang ke Malang dan menjadi bagian dari revolusi Arema FC di putaran kedua.
3. Profil Rio Fahmi
Ilham Rio Fahmi (lahir 6 Oktober 2001) adalah bek kanan andalan Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, yang berasal dari Banjarnegara, Jawa Tengah. Ia dikenal karena kegigihannya, sempat bekerja di konter HP sebelum sukses, dan meraih medali emas SEA Games 2023.
Berikut adalah profil lengkap Rio Fahmi:
Nama Lengkap: Ilham Rio Fahmi
Tempat, Tanggal Lahir: Banjarnegara, 6 Oktober 2001
Posisi: Bek Kanan (bisa juga bek kiri/gelandang)
Klub Saat Ini: Persija Jakarta (Nomor Punggung 2)
Karier Klub: Persibara Banjarnegara (2018-2020), Persija Jakarta (2021-sekarang)
Prestasi/Timnas: Medali Emas SEA Games 2023, Timnas U-23 Indonesia
Karakteristik: Bek dengan kecepatan dan daya juang tinggi, sempat bimbingan dengan Marco Motta di Persija.
Rio memulai karier dari bawah di kampung halamannya sebelum akhirnya menembus tim utama Persija Jakarta dan menjadi salah satu bek kanan muda potensial di Indonesia
(tribunmataraman.com)