TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terdapat 9 titik panas atau hotspot di Provinsi Riau berdasarkan pemutakhiran data Sabtu (31/1/2026).
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Putri Santy S, menjelaskan bahwa hotspot di Riau tersebar di beberapa daerah, dengan jumlah terbanyak terpantau di Kabupaten Pelalawan.
Secara rinci, hotspot di Riau terdeteksi di Kabupaten Pelalawan sebanyak 4 titik, Kabupaten Siak 2 titik, Kabupaten Indragiri Hilir 2 titik, dan Kota Dumai 1 titik.
Sementara itu, secara keseluruhan di wilayah Sumatera, BMKG mencatat total 65 hotspot, dengan sebaran terbanyak berada di Aceh sebanyak 18 titik, disusul Kepulauan Riau 17 titik, dan Sumatera Utara 9 titik.
BMKG mengingatkan bahwa meskipun sejumlah wilayah Riau masih berpotensi diguyur hujan, kemunculan hotspot tetap perlu diwaspadai karena dapat menjadi indikator awal kebakaran hutan dan lahan.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran, guna mencegah meluasnya karhutla di wilayah Riau. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)