Film berlatar papua ini sajikan keindahan alam, persahabatan, dan pesan lingkungan yang menyentuh.
Kabut pegunungan Papua menjadi saksi kehidupan Maira (Elisabet Sisauta), seorang gadis yang tumbuh dalam harmoni bersama alam.
Sejak kecil, ia dibesarkan dengan lagu-lagu tradisional, dongeng leluhur, dan kebijaksanaan hutan.
Bagi Maira, hutan bukan sekadar tempat tinggal—melainkan rumah, identitas, dan warisan yang tak tergantikan.
Kehidupan Maira mulai berubah ketika Tegar (M. Aldifi Tegarajasa), seorang anak kota, datang ke Papua untuk menelusuri jejak cerita hutan yang pernah diceritakan oleh mendiang kakeknya.
Pertemuan dua dunia yang berbeda ini perlahan menumbuhkan persahabatan yang tulus dan tak terduga.
Namun, keindahan alam yang mengelilingi mereka menyimpan ancaman besar.
Hutan tempat Maira hidup terancam oleh ekspansi besar-besaran, yang berpotensi merusak keseimbangan alam dan kehidupan masyarakat adat.
Awalnya hanya berangkat dari rasa ingin tahu tentang burung cendrawasih, perjalanan Maira dan Tegar berkembang menjadi perjuangan penuh keberanian untuk menjaga alam yang lebih besar dari kepentingan pribadi mereka.
Dengan balutan musik khas Papua, visual lanskap yang sinematik, serta cerita yang hangat dan penuh makna, film ini mengajak penonton—khususnya keluarga—untuk kembali mendengarkan “bisikan alam” sebelum semuanya benar-benar hilang.
Informasi Film
Produser:
Chandra Sembiring, Yudi Datau
Sutradara:
Anggi Frisca
Penulis:
Anggi Frisca
Production House:
Aksa Bumi Langit
Daftar Pemeran
M. Aldifi Tegarajasa
Elisabet Sisauta
Joan Wakum
(*)
# SINOPSIS # Film # Teman Tegar Maira # Papua # Alam # Pesan Lingkungan #