TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) segera hadir di Kota Sorong.
Rencana ini masuk tahap penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkot Sorong dengan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Yogyakarta, Kamis (29/1/2026).
Baca juga: Pangan Lokal Masuk Topas Kota Sorong, Intip Daftar Harganya
Tandatangan dihadiri Wakil Wali Kota Sorong Anshar Karim.
Anshar bilang, Kota Sorong belum memiliki laboratorium kesehatan masyarakat yang memadai, sehingga sejumlah pemeriksaan penting masih ke luar daerah.
Labkesmas mendukung pelayanan kesehatan dan pengawasan program pemerintah.
Baca juga: DPR Kota Sorong Sidak, Pengawas SPBU Ngaku Penimbun BBM Diduga Setor Uang ke Oknum Polisi
“Guna menguji sampel Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saja kami masih harus ke Makassar atau Ambon,” ujar Anshar Karim saat konfirmasi TribunSorong.com, Jumat (30/1/2026).
Ia menilai keterbatasan tersebut berdampak pada efektivitas pengawasan kualitas pangan dan kesehatan lingkungan di daerah.
Lewat kerja sama ini, Pemkot Sorong berharap dapat mempercepat penguatan infrastruktur laboratorium kesehatan di daerah.
Hasil kunjungan dan pemaparan di Labkesmas Yogyakarta, terdapat banyak fasilitas dan teknologi dibutuhkan di Kota Sorong, salah satunya sistem penjernih air yang belum tersedia di daerahnya.
“Ini menjadi catatan penting bagi kami untuk dikembangkan ke depan,” katanya.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenakes RI) Benjamin Paulus Octavianus mendukung penguatan laboratorium kesehatan masyarakat di daerah, termasuk di Papua Barat Daya.
Baca juga: Audit LKPD 2025 Dimulai, BPK Soroti 60 Persen Rekomendasi Temuan di Kota Sorong Belum Ditindaklanjut
Target pembangunan Labkesmas di Kota Sorong direalisasikan pada Mei 2026, sebagai bagian dari program nasional pengendalian tuberkulosis (TBC) dan peningkatan kualitas kesehatan lingkungan.
Selain Pemkot Sorong, kerja sama ini juga melibatkan Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) dan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), sebagai upaya mendorong sinergi lintas sektor dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pemberantasan TBC berbasis sanitasi komunitas. (tribunsorong.com/ismail saleh)