Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Persib berhasil mengamankan puncak klasemen Super League 2025/26 setelah menumbangkan tuan rumah Persis Solo 1-0 di Stadion Manahan, Sabtu (31/1/2026).
Meski menang, namun Bobotoh menilai seharusnya Persib bisa menang lebih dari satu gol.
Minimnya gol bahkan menjadi sorotan.
Wakil ketua Viking Persib Club, Dadan Gareng, mengaku tentu bersyukur Persib Bisa menang dan mendapatkan poin penuh dari solo.
"Namun, harusnya bisa mencetak lebih dari satu gol, meski tandang, sebab jika melihat klasemen juga sangat jauh berbeda," ujar Dadan, saat dihubungi Tribun Jabar.
Dadan mengungkapkan dari segi permainan, Persib terlihat kurang gereget dan kurang maskimal.
Bahkan di babak kedua, Persib nyaris kebobolan.
Baca juga: Benamkan Tuan Rumah Persis Solo, Persib Kian Kokoh di Puncak Klasemen Sementara
"Ampir-ampiran bisa terbalas, untung tidak gol," kata Dadan.
Menurut Dadan, jika melihat lini belakang sudah solid kokoh, apalagi nanati ditambah ada Layvin Kurzawa dan Dion Markx, lini tengah juga lumayan.
Namun ia menilai lini depan terasa kurang tajam.
Tanpa bermaksud membanding-bandingkan, menurut Dadan, Persib belum memiliki tipikal pemain seperti David da Silva.
"Jika sudah masuk kotak penalti, pasti mematikan kemungkinan besar gol," ujarnya.
Namun anehnya, Dadan justru melihat permaian Persib di Super League sangat berbeda dengan saat bermain di AFC Champions League Two.
"Di ACL-2 Persib terasa bermain jauh lebih bagus, sedangkan di Liga, memang menang tapi paling satu gol, satu gol," ujarnya.
Dadan berharap ke depan lini depan Persib semakin tajam dan bisa mencetak gol lebih banyak. (*)