TRIBUNJAKARTA.COM - Aksi berani seorang sopir JakLingko menuai perhatian publik.
Tanpa ragu, ia membantu menggagalkan aksi penjambretan dengan cara menyerempet sepeda motor pelaku.
Peristiwa itu terjadi di Jalan TB Simatupang, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 20.15 WIB.
Aksi tersebut terjadi ketika korban berinisial D sedang menunggu armada JakLingko di salah satu halte bus.
Saat itu, ponsel korban tiba-tiba dijambret oleh seorang pelaku berinisial J.
Insiden tersebut disaksikan langsung oleh sopir armada JakLingko berinisial T yang tengah melaju menuju halte.
Menyadari adanya aksi kejahatan, T kemudian berinisiatif mengejar pelaku yang berusaha kabur.
Kanit Reskrim Polsek Ciracas Iptu Hasnan Nasruki mengatakan, sopir JakLingko tersebut menyerempet sepeda motor pelaku untuk menghentikan aksinya.
“Yang boncengan itu diserempet sama dia, satunya kabur,” ujar Hasnan kepada wartawan, Sabtu (31/1/2026).
Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan berupa tabrakan keras, melainkan serempetan yang menyebabkan pelaku terjatuh.
“(Yang hendak naik motor) diserempet itu, bukan ditabrak, terus dia jatuh dan ditangkap sama warga,” sambung Hasnan.
Setelah terjatuh, pelaku J kemudian diamankan warga sekitar.
Namun, pelaku sempat mengamuk dan menerima beberapa pukulan dari massa.
Hasnan memastikan bahwa pelaku tidak mengalami luka akibat tindakan sopir JakLingko, melainkan lebam akibat amukan warga.
"Yang diserempet ini enggak luka, cuma luka bengep saja karena dipukul massa. Karena enggak ditabrak, hanya terserempet terus jatuh, baru digebukin warga," jelasnya.
Hasnan menambahkan, korban telah membuat laporan polisi di Polsek Ciracas dan pelaku yang tertangkap kini telah diamankan.
“(Pelaku) diamankan di Polsek dan korban sudah buat laporan, (karena) itu sebenarnya ada dua (pelaku),” ucapnya.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan serta pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri dari tempat kejadian perkara.