SURYA.CO.ID - Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah atau tahun 2026 Masehi tinggal menghitung hari.
Sebagai bentuk kesiapan batin, umat Muslim dianjurkan mengamalkan doa menyambut awal bulan Ramadhan sebagaimana disunnahkan oleh Rasulullah SAW.
Dalam sebuah video ceramah di Youtube, pendakwah Ustadz Adi Hidayat (UAH) pernah menjelaskan bahwa bacaan doa awal Ramadhan bukan sekadar tradisi, melainkan permohonan hamba kepada Sang Pencipta agar diberikan keberkahan dalam beribadah.
"Tolong hafalkan doa ini, dan doa ini disampaikan Nabi menjelang Ramadhan, supaya mendapatkan kesehatan, kekuatan, keselamatan beribadah saat Ramadhan. Hadistnya di At Thirmidzi nomor hadist 3254," jelas Ustadz Adi Hidayat.
"Nanti kalau awal Ramadhan sudah ditetapkan, amalkan," tambahnya.
Baca juga: Hukum Qadha Ramadhan Digabung Puasa Nisfu Syaban
Ada pun bacaan doa awal Ramadhan adalah sebagai berikut:
اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلامَةِ وَالإِسْلامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ
Allahumma ahillahu 'alaina bil yumni wal imani was salamati wal islam. Rabbi wa rabbukallah
Artinya: terbitkanlah bulan tersebut kepada kami dengan berkah, iman, keselamatan serta Islam. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah.
Selain membaca doa di awal bulan, ada sejumlah amalan lain yang bisa dilakukan selama bulan Suci Ramadhan.
Berikut ini amalan-amalan bulan Ramadhan, dikutip SURYA.CO.ID dari Buku Tuntunan Ibadah Pada Bulan Ramadhan yang dikeluarkan Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah.
Menerjakan qiyamul-lail di malam hari saat bulan ramadhan sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
"Barangsiapa mengerjakan qiyam (shalat) Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu” [HR. al-Bukhari dan Muslim].
Salah satu Qiyamul Lail yang biasa dilakukan di bulan ramadhan ini yakni salat tarawih dan salat witir.
Umat Muslim bisa melakukan salat sunnah tersebut selain salat lain seperti dhuha dan juga tahajud.
Rasulullah menganjurkan untuk makan sahur, bahkan mengakhirkannya.
Terdapat barokah di dalam sahur, dengan sahur umat Muslim akan semakin mendapatkan keberkahan puasa di bulan Ramadan.
“Sahur adalah makanan yang penuh berkah. Oleh karena itu, janganlah kalian meninggalkannya sekalipun hanya dengan minum seteguk air. Karena sesungguhnya Allah dan para malaikat bershalawat kepada orang-orang yang makan sahur.” (HR. Ahmad).
Sunnah dari makan sahur adalah mengakhirkan sahur.
Ketika berbuka puasa adalah salah satu waktu terkabulnya do’a. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Do’a orang yang terzalimi.”
Berbuka adalah waktu terkabulnya doa karena saat itu orang yang berpuasa telah menyelesaikan ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri.
Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lebih banyak lagi melakukan kebaikan di bulan Ramadhan. Beliau memperbanyak sedekah, berbuat baik, membaca Al Qur’an, shalat, dzikir dan i’tikaf.”
“Dari Ibnu Abbas r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Rasulullah saw adalah orang yang paling dermawan, apalagi pada bulan Ramadhan, ketika ditemui oleh Malaikat Jibril pada setiap malam pada bulan Ramadhan, dan mengajaknya membaca dan mempelajari al-Qur’an. Ketika ditemui Jibril, Rasulullah adalah lebih dermawan daripada angin yang ditiupkan.” [Muttafaq ‘Alaih]
“Dari Ibnu Umar r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Rasulullah saw selalu beriktikaf pada sepuluh hari yang penghabisan di bulan Ramadhan.” [Muttafaq ‘Alaih].
===
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.
Klik di sini untuk untuk bergabung