SURYA.co.id - Bangun tidur bukan sekadar rutinitas biologis.
Dalam Islam, momen bangun tidur sangat istimewa sehingga kita diajarkan untuk memulainya dengan rasa syukur melalui doa.
Berikut adalah bacaan doa bangun tidur dalam teks Arab-Latin, serta maknanya.
Baca juga: Bacaan Doa Qunut Sholat Subuh: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Mengutip laman Nahdlatul Ulama (NU), berikut bacaan dosnya sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim:
اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ
Teks Latin: Alhamdu lillahil ladzii ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur.
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan hanya kepada-Nya kami kembali.”
Bacaan doa ini berasal dari hadits dari Hudzaifah bin Al Yaman berikut ini. Beliau radhiallahu ‘anhu mengatakan:
كان النبيُّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ إذا أخذ مضجعه من الليلِ قال : ( اللهم باسمك أموت وأحيا ) . فإذا استيقظ قال : ( الحمد للهِ الذي أحيانا بعد ما أماتنا وإليه النشورُ )
“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika berbaring di tempat berbaringnya (untuk tidur) ketika malam hari, beliau berdoa: /Allahumma bismika amuutu wa ahyaa/ (Ya Allah, dengan namaMu aku mati dan aku hidup). Jika beliau bangun beliau berdoa:
الحمد للهِ الذي أحيانا بعد ما أماتنا وإليه النشور
Alhamdulillahilladzi ahyaana ba’damaa amaatana wa ilaihin nusyuur
(Segala puji bagi Allah yang menghidupkanku dan mematikanku dan kepadaNya lah kita dikembalikan)” (HR. Bukhari no. 6325, Muslim no. 2711).