TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Lea, pelajar SDN Gembongan, Sentolo, Kulon Progo, menjadi sorotan publik setelah kisahnya viral di media sosial.
Bocah 9 tahun ini harus mengasuh adiknya hingga ke sekolah karena sang ibu, Rubiyanti, tengah menjalani kemoterapi kanker payudara.
Viralnya kisah Lea pun sampai menarik perhatian Bupati dan Kapolres Kulon Progo.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan sampai mendatangi kediaman Lea di Kalurahan Salamrejo, Kapanewon Sentolo, Sabtu (31/01/2026).
Agung mengaku tersentuh dengan kisah Lea. Menurutnya, anak berumur 9 tahun tersebut sudah mengambil peran yang besar layaknya orang dewasa.
"Ia membantu mengurus rumah, merawat ibunya, sekaligus mengasuh adiknya bahkan saat ikut pembelajaran di sekolah," ujarnya memberikan keterangan pada Minggu (01/02/2026).
Agung pun datang didampingi sejumlah pihak terkait ke rumah Lea.
Ia sekaligus memberikan sejumlah bantuan berupa uang tunai, sembako, hingga buah-buahan sebagai tali asih.
Bantuan diberikan berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kulon Progo.
• DPRD Kulon Progo Upayakan Keluarga Lea Bisa Mengakses Bantuan Pemerintah
Bantuan itu diharapkan mampu meringankan beban keluarga Lea yang saat ini sedang memiliki banyak kebutuhan.
"Kami juga memastikan hak Lea untuk tumbuh, belajar, dan bermain tetap terpenuhi," kata Agung.
Dukungan moral dan pendampingan secara berkelanjutan juga akan terus diberikan pada Lea.
Sebab sebagai anak-anak, Lea harus bisa menjalani masa kanak-kanaknya dengan lebih layak dan penuh harapan.
Apalagi dengan kondisi ibu Lea, Rubiyanti yang harus menjalani penanganan medis sehingga belum mampu beraktivitas seperti sediakala.
Aktivitas pembelajaran Lea pun ikut terdampak karena ia harus sambil mengasuh adiknya di sekolah.
"Bantuan dan dukungan ini jadi simbol kehadiran negara dan masyarakat dalam melindungi anak-anak yang berada dalam situasi rentan," jelas Agung.
Kapolres Kulon Progo, AKBP Ridho Hidayat turut mengunjungi keluarga Lea secara terpisah.
Ia datang pada Kamis (29/01/2026) malam dan bertemu langsung dengan Rubiyanti, Lea, beserta adik-adiknya di rumah kontrakan yang mereka tinggali.
Bantuan tali asih turut diberikan sebagai bentuk dukungan sekaligus memberikan semangat bagi keluarga Lea.
Bhabinkamtibmas pun diarahkan untuk ikut memonitor, termasuk mengantarkan Lea dan adiknya ke sekolah agar mereka tetap fokus belajar.
"Saya harap tetap fokus sekolah dan belajar, dan ibu fokus berobat ke dokter," kata Ridho memberikan keterangannya.(alx)
• Kasus Pegawai Pajak Digerebek Saat Ngamar di Hotel Jalan Laksda Adisutjipto Jogja