TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Persiba Bantul memastikan satu tempat di babak semifinal Liga Nusantara 2025/2026 setelah menyingkirkan Persika Karanganyar melalui drama adu penalti di fase perempatfinal.
Dalam laga yang digelar di Stadion UNS, Solo, Sabtu (31/1/2026) sore, Laskar Sultan Agung menang 5-3 usai bermain imbang 1-1 saat waktu normal dan perpanjangan waktu.
Persiba sempat berada dalam posisi terjepit setelah Persika membuka keunggulan lewat gol Fadel Ahmad Arrafi pada menit ke-37.
Gol tersebut membuat Persiba harus menutup babak pertama dengan skor minus satu gol.
Memasuki babak kedua, Persiba tampil lebih agresif dengan meningkatkan intensitas serangan.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-74 ketika kapten tim Fachrizal Ahnaf Maulana sukses menyamakan kedudukan. Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit waktu normal berakhir.
Kedua tim masih belum mampu mencetak gol tambahan di masa perpanjangan waktu, sehingga pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.
Momen krusial terjadi pada menit ke-119, jelang berakhirnya babak kedua extra time. Pelatih Persiba Bantul, Susanto, mengambil keputusan berani dengan mengganti kiper Syamil Bahij Irawan dan memasukkan Tegar Aditya khusus untuk menghadapi adu penalti.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Tegar Aditya berhasil menggagalkan tendangan penalti penendang keempat Persika, Fadel Ahmad Arrafi.
Keberhasilan itu mendongkrak mental para pemain Persiba, sebelum sepakan eks Persija Jakarta, Sandi Arta Samosir memastikan kemenangan Laskar Sultan Agung.
Dalam adu penalti, empat penendang Persiba sukses menjalankan tugasnya, sementara satu eksekutor gagal. Di sisi lain, Persika hanya mampu mencetak dua gol, dan tendangan lainnya berhasil ditepis dan melenceng dari gawang.
Hasil ini membawa Persiba Bantul melaju ke babak empat besar, menyusul Dejan FC, PSGC Ciamis, dan Rans Nusantara FC.
Di semifinal, Persiba akan berhadapan dengan Rans Nusantara FC, sementara Dejan FC dijadwalkan bertemu PSGC Ciamis.
Tiga dari empat tim semifinalis Liga Nusantara musim ini dipastikan promosi ke Championship atau Liga 2 pada musim depan.
Pelatih Persiba Bantul, Susanto, mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan tersebut serta mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang dinilai tampil tanpa kenal lelah.
“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah Subhanahu Wa Taala kita diberi kemenangan. Selamat dan sukses untuk para pemain yang sudah bekerja keras sampai perpanjangan waktu,” ujar Susanto.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada manajemen, suporter, serta masyarakat Bantul atas dukungan yang terus mengalir sepanjang kompetisi.
“Permainan berlangsung cukup bagus. Pemain mampu mengantisipasi permainan lawan dan menjalankan strategi yang kami siapkan dalam latihan. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi sampai kita mencapai target, yakni promosi ke Liga 2,” tambahnya.
Sementara itu, kiper Persiba Bantul, Tegar Aditya, bersyukur bisa menjawab kepercayaan pelatih saat dipercaya tampil di babak adu penalti.
“Tentu sangat menegangkan. Alhamdulillah saya diberikan kesempatan bermain dan bisa membantu tim. Kunci kemenangan ini adalah kerja keras, kerja sama tim, pantang menyerah, dan komitmen,” ujar Tegar.
Ia berharap Persiba Bantul mampu melanjutkan tren positif di fase semifinal dan mewujudkan target promosi ke Liga 2 musim depan. (mur)
• Persiba Bantul vs Persika Karanganyar di Perempat Final Liga Nusantara, Konsentrasi Jadi Kunci