TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dua raksasa teknologi saling beradu kekuatan.
Asus kembali membawa monster gaming andalan mereka.
Di sisi lain, Vivo menghadirkan penantang serba bisa.
Apakah Anda tipe gamer hardcore yang fokus performa?
Atau pengguna yang mencari keseimbangan fitur sempurna?
Asus ROG Phone 9 Pro hadir sebagai spesialis gaming.
Sementara itu, Vivo iQOO 15 datang sebagai all-rounder.
Keduanya memiliki skor teknis yang sangat ketat.
ROG Phone unggul tipis dengan 84 poin.
Vivo iQOO menempel ketat dengan total 83 poin.
Mari bedah spesifikasi detail keduanya sekarang.
Baca juga: Duel HP Monster AnTuTu: Spesifikasi Vivo iQOO 15 vs Red Magic 11 Pro
Kesan pertama selalu datang dari tampilan fisik.
Vivo iQOO 15 menawarkan bodi yang lebih ramping.
Ketebalan ponsel ini hanya 8.1 milimeter.
Ini membuatnya terasa nyaman saat digenggam satu tangan.
Asus ROG Phone 9 Pro sedikit lebih tebal.
Ponsel ini memiliki ketebalan mencapai 8.9 milimeter.
Bobotnya pun sedikit lebih berat dari pesaingnya.
Asus memiliki berat total sekitar 227 gram.
Namun, ketebalan Asus bukan tanpa alasan jelas.
Ruang ekstra itu untuk sistem pendingin canggih.
Vivo lebih ringan dengan bobot 220 gram.
Keduanya sudah dirancang dengan material yang sangat premium.
Asus menggunakan kaca pelindung bermerek yang kuat.
Ini memberikan ketenangan pikiran bagi para pengguna.
Vivo tidak mencantumkan pelindung kaca spesifik di data.
Namun, Vivo tetap terasa kokoh dan solid.
Keunggulan Desain:
Sektor layar menjadi medan pertempuran yang sengit.
Asus benar-benar memanjakan mata para pemain game.
Layarnya mendukung refresh rate hingga 185Hz. Angka ini 28 persen lebih tinggi dari Vivo.
Gerakan karakter dalam game akan sangat mulus.
Tidak ada lagi stuttering saat aksi cepat.
Vivo iQOO 15 "hanya" membawa layar 144Hz.
Namun, Vivo membalas telak di sektor resolusi.
Resolusi layar Vivo jauh lebih tajam.
Ponsel ini membawa resolusi 1440 x 3168 pixels.
Kerapatan pikselnya mencapai angka 508 ppi.
Gambar akan terlihat sangat padat dan jernih.
Asus hanya membawa resolusi 1080 x 2400 pixels.
Kerapatan pikselnya berada di angka 388 ppi.
Vivo juga unggul dalam tingkat kecerahan layar.
Kecerahan puncaknya bisa mencapai angka 2600 nits.
Keunggulan Layar:
Jantung pacu adalah segalanya bagi ponsel flagship.
Asus ROG Phone 9 Pro adalah monster memori.
Ponsel ini dibekali RAM sebesar 24GB. Kapasitas ini 8GB lebih besar dari Vivo.
Multitasking di Asus tidak akan pernah lag.
Pengguna bisa membuka puluhan aplikasi sekaligus.
Vivo iQOO 15 membawa RAM 16GB.
Meski lebih kecil, ini sudah sangat lebih dari cukup.
Namun, Vivo iQOO 15 memiliki kejutan besar.
Skor AnTuTu benchmark-nya jauh lebih tinggi.
Vivo mencatatkan skor fantastis 4.030.245 poin.
Asus tertinggal dengan skor 3.110.000 poin.
Perbedaan performa sintesis ini mencapai hampir 30 persen.
Vivo menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Asus masih tertulis menggunakan Snapdragon 8 Elite.
Kecepatan CPU Vivo juga tercatat lebih tinggi.
Keunggulan Performa:
Ponsel gaming biasanya lemah di sektor kamera.
Namun, Asus mencoba memberikan spesifikasi yang layak.
Kamera utamanya memiliki fitur OIS bawaan.
Ini penting untuk menstabilkan pengambilan video.
Asus juga mendukung perekaman video hingga 8K.
Ini fitur mewah untuk sebuah ponsel gaming.
Namun, Vivo iQOO 15 adalah rajanya fotografi.
Konfigurasi kameranya jauh lebih superior dan lengkap.
Vivo membawa tiga kamera beresolusi 50MP.
Kamera utama, ultrawide, dan telephoto semuanya 50MP.
Total resolusi sensornya jauh melampaui Asus.
Asus hanya kombinasi 50MP, 32MP, dan 13MP.
Hasil foto Vivo akan lebih konsisten tajamnya.
Detail pada foto zoom juga lebih baik.
Vivo iQOO 15 memiliki sensor CMOS canggih.
Ini menjamin foto malam hari tetap terang.
Keunggulan Kamera:
Ini adalah kemenangan mutlak bagi Vivo iQOO.
Kapasitas baterainya benar-benar di luar nalar.
Vivo menanamkan baterai raksasa 7000 mAh.
Ini 20 % lebih besar dibanding milik Asus.
Asus ROG Phone 9 Pro membawa baterai 5800 mAh.
Sebenarnya angka ini sudah tergolong besar.
Namun, di hadapan 7000 mAh, Asus terlihat kecil.
Vivo menjamin daya tahan seharian tanpa cemas.
Kecepatan pengisian daya juga dimenangkan oleh Vivo.
Teknologi charging Vivo mencapai daya 100W.
Asus harus puas dengan kecepatan 65W.
Mengisi baterai jumbo Vivo akan tetap cepat.
Keduanya untungnya sudah mendukung wireless charging.
Ini fitur wajib untuk ponsel kelas atas.
Namun, efisiensi waktu ada di tangan Vivo.
Pengguna tidak perlu sering mencari colokan listrik.
Keunggulan Baterai:
Asus mengerti apa yang dibutuhkan seorang gamer.
Mereka tetap mempertahankan lubang jack audio 3.5mm.
Pengguna bisa menggunakan headset kabel favorit tanpa delay. Ini fitur langka di ponsel flagship modern.
Vivo sudah menghilangkan lubang audio 3.5mm tersebut.
Pengguna harus menggunakan adaptor atau TWS nirkabel.
Namun, Vivo unggul dalam teknologi koneksi nirkabel.
Vivo sudah menggunakan Bluetooth versi 6 terbaru.
Asus masih menggunakan Bluetooth versi 5.3.
Transfer data di Vivo akan lebih cepat.
Jangkauan sinyal Bluetooth Vivo juga lebih stabil.
Vivo juga datang dengan Android 16 terbaru.
Asus dalam data ini masih menggunakan Android 15.
Dukungan software Vivo terlihat lebih menjanjikan.
Namun, Asus punya fitur audio aptX Lossless.
Kualitas suara nirkabel Asus sangatlah presisi.
Keunggulan Fitur:
Kedua ponsel ini menyasar segmen yang berbeda.
Asus ROG Phone 9 Pro adalah mesin game.
Layar 185Hz dan RAM 24GB adalah kuncinya.
Adanya audio jack menyempurnakan pengalaman bermain game.
Pilihlah Asus jika gaming adalah prioritas utama.
Ponsel ini diciptakan untuk memenangkan setiap kompetisi.
Fitur-fiturnya sangat spesifik untuk kebutuhan e-sports.
Vivo iQOO 15 adalah monster yang lebih seimbang.
Baterai 7000 mAh adalah keunggulan yang sulit ditolak.
Layarnya lebih tajam dan kameranya lebih superior.
Performanya pun ternyata lebih tinggi di atas kertas.
Pilihlah Vivo jika Anda butuh ponsel serba bisa.
Pengguna mendapatkan kamera bagus, baterai awet, dan performa kencang.
Vivo iQOO 15 adalah definisi flagship modern yang sesungguhnya. (MG Romadhon)