TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian keluarga kristen Minggu 1 Februari 2026.
Pembacaan alkitab terdapat pada 1 Korintus 1:10.
1:10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.
Tema perenungan adalah Seia Sekata, Erat Bersatu dan Sehati Sepikir.
Khotbah:
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Dalam hidup ini, terdapat hal-hal yang kita terima dengan cuma-cuma, walaupun tak semuanya demikian.
Jauh lebih banyak hal dalam hidup ini harus diusahakan, bahkan diperjuangkan, agar diperoleh.
Salah satunya adalah persatuan.
Persatuan dapat tercipta jika ada seia sekata, erat bersatu dan sehati sepikir.
Bangsa Indonesia menyadari sepenuhnya tentang hal ini, yakni bahwa persatuan dan kesatuan bangsa dan negara harus terus-menerus diperjuangkan, agar dapat dinikmati oleh generasi demi generasi.
Rasul Paulus berbicara dalam suratnya kepada jemaat Kristen di Korintus yang sedang berada dalam kondisi yang terpecah belah.
Perpecahan telah merusak persekutuan jemaat Kristen di Korintus, disebabkan rivalitas di antara kelompok-kelompok yang terbentuk di dalam jemaat.
Paulus segera memberi nasihatnya kepada jemaat Korintus yang disebutnya sebagai”saudara-saudara.”
Nasihat Paulus ini didasarkan pada hubungan persaudaraan dan persahabatan di dalam Tuhan yang telah terbentuk bertahun-tahun, serta rasa percaya di antara dirinya dan jemaat.
Nasihatnya diberikan dengan menunjuk pada kewibawaan Sang Kepala Gereja, yakni demi nama Tuhan Yesus Kristus.
Paulus meminta jemaat “supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.”
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Bila hendak menyimpulkan nasihatnya ini, maka Paulus sesungguhnya meminta agar jemaat Kristen di Korintus ada dalam keadaan yang bersepakat.
Mereka diminta Paulus agar bebas dari faksi atau kelompok dan berdamai dalam komunitas.
Perpecahan tentu saja bukanlah hal yang dikehendaki Sang Kepala Gereja atas tubuh-Nya sendiri, yakni gereja-Nya.
Paulus meminta jemaat supaya erat bersatu dan sehati sepikir.
Erat bersatu dan sehati sepikir adalah jalan satu-satunya agar jemaat dapat mengetahui manakah yang baik dan benar, yang tidak baik dan salah.
Ini adalah dorongan Paulus agar tercipta harmoni dalam jemaat.
Persatuan dalam jemaat tidak bisa tidak harus diperjuangkan. Hal itu tidak terjadi dengan sendirinya.
Persatuan itu pun harus diperjuangkan dalam hidup rumah tangga setiap keluarga Kristen.
Menjadi seia sekata, erat bersatu dan sehati sepikir mendorong setiap anggota keluarga agar bersikap sebagaimana seharusnya, yakni dalam kasih dan pengampunan, agar tercipta harmoni.
Di hadapan tantangan perpecahan, maukah kita memperjuangkan persatuan dalam Kristus? Amin.
Doa:
Ya Tuhan Allah, tolonglah kami memperjuangkan persatuan dalam hidup rumah tangga dan dalam hidup sebagai jemaat-Mu. Doronglah kami menjalankan peran kami masing-masing demi terciptanya harmoni, dalam nama Yesus Kristus. Amin.
Sumber: dodokugmim.com