Penjelasan Citilink soal Aksi Heroik Dokter Selamatkan Balita Kejang di Pesawat
kumparanNEWS February 01, 2026 03:38 PM
Beredar di media sosial, video yang memperlihatkan aksi heroik seorang dokter anak menolong penumpang balita yang mengalami kejang saat berada di dalam pesawat.
Dalam video tersebut, dokter perempuan yang juga merupakan penumpang itu tampak memberikan pertolongan pertama kepada sang balita. Aksi dokter anak itu pun menuai pujian oleh warganet.
Kejadian tersebut dikonfirmasi oleh PT Citilink Indonesia. Head of Corporate Secretary and CSR Division PT Citilink Indonesia, Tashia Scholz, menjelaskan peristiwa itu terjadi pada penerbangan Citilink QG 990 rute Jakarta–Bengkulu pada 4 Mei 2025.
“Dapat kami informasikan bahwa benar telah terjadi insiden seorang penumpang bayi (infant) berusia 22 bulan mengalami kejang pada saat proses boarding masih berlangsung dan pesawat masih berada di darat,” kata Tashia dalam keterangannya yang diterima kumparan, Minggu (1/2).
Tashia menyebut, dalam penerbangan tersebut terdapat penumpang yang berprofesi sebagai dokter anak. Dokter tersebut secara sukarela membantu menangani kondisi darurat yang dialami balita tersebut, bekerja sama dengan kru pesawat.
“Dalam kejadian ini, penumpang yang berprofesi dokter tersebut turut membantu dalam memberikan pertolongan pertama, bekerja sama dengan kru yang bertugas guna menyiapkan seluruh keperluan dalam kondisi darurat,” ungkapnya.
Perbesar
Ilustrasi anak kejang. Foto: Burcu Saritas/Shutterstock
Berkat penanganan cepat dan tepat, kondisi balita itu berangsur membaik. Dokter yang menangani menyatakan balita tersebut dalam kondisi stabil dan dinilai aman untuk melanjutkan penerbangan.
“Berkat penanganan yang cepat dan tepat, dokter yang turut dalam penerbangan Citilink tersebut menyatakan bahwa kondisi bayi telah kembali stabil dan layak untuk melanjutkan penerbangan, serta orang tua bayi juga menyatakan keinginan untuk tetap melanjutkan penerbangan menuju Bengkulu,” jelas Tashia.
Penerbangan kemudian kembali dilanjutkan dan berangkat pada pukul 10.45 WIB, sebelum akhirnya mendarat dengan selamat di Bengkulu pada pukul 11.50 WIB.
Tashia menegaskan seluruh prosedur keselamatan dan administrasi telah dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Citilink telah memastikan seluruh dokumen perjalanan penumpang sesuai dengan prosedur yang berlaku, serta senantiasa mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan,” kata Tashia.
“Oleh karena itu kami selalu berkomitmen untuk patuh terhadap seluruh aturan penerbangan untuk mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mengganggu keselamatan dan keamanan penerbangan,” tandasnya.