Penanaman Mangrove Diperkuat sebagai Upaya Perlindungan Wilayah Pesisir
Seno Tri S/Tribunnews.com
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan melindungi ekosistem wilayah pesisir diperkuat oleh pemerintah maupun dunia usaha.
Satu di antaranya dilakukan perusahaan multinasional, Fluidra melakukan penanaman mangrove di Kawasan Konservasi Mangrove Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.
Francesc Camps, General Manager Africa, Asia & UK menyampaikan, dengan menanam mangrove di tanah Indonesia, pihaknya tidak hanya berupaya melindungi garis pantai, tetapi juga secara fisik menanamkan komitmen terhadap planet ke dalam fondasi operasional perseroan.
Baca juga: Cegah Abrasi dan Perubahan Iklim, Mangrove Ditanam di Ujung Kulon Pandeglang Banten
"Inilah warisan kami dalam tindakan," katanya dikutip Minggu (1/2/2026).
Charles Lim, ASIA Managing Director mengatakan, Asia berada di garis depan ketahanan iklim.
Inisiatif di PIK ini merupakan bukti bahwa tanggung jawab perusahaan lebih dari sekadar strategi, melainkan kewajiban nyata.
"Kami sedang membangun masa depan, di mana kesuksesan bisnis dan pelestarian lingkungan tidak dapat dipisahkan," paparnya.
Bagi Fluidra, pertumbuhan tidak lagi hanya diukur dari metrik keuangan, tetapi juga dari jejak positif yang ditinggalkan di planet ini.
Selama sesi penanaman intensif, tim berhasil menanam bibit mangrove yang bertindak sebagai jaring alami, menjebak sedimen dan menstabilkan garis pantai terhadap energi pasang surut yang tak henti-hentinya.
Selain pengendalian erosi, hutan-hutan baru ini akan berfungsi sebagai penyerap karbon yang ampuh, menyerap karbon dioksida dari atmosfer secara jauh lebih efisien daripada hutan darat.