Tak Ada Kaitan dengan Gubernur, Ferdinand Minta Tindak Oknum Stafsus yang Diduga Lakukan Pelecehan
February 01, 2026 08:34 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Koordinator Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara, Ferdinand Mewengkang, menegaskan bahwa dugaan kasus pelecehan yang melibatkan seorang oknum Staf Khusus Gubernur Sulut merupakan persoalan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan Gubernur Sulawesi Utara.

Menurut Ferdinand, tindakan yang dilakukan oleh oknum berinisial DD tersebut sama sekali tidak mencerminkan sikap maupun kebijakan Gubernur Sulut.

“Persoalan ini sebenarnya sudah sangat jelas dan positif. Perlakuan yang dilakukan oknum Staf Khusus ini adalah tindakan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan Gubernur Sulut,” tegas Ferdinand Minggu (1/2/2026)

Ia menjelaskan, status yang bersangkutan sebagai Staf Khusus hanya melekat pada jabatan, namun perbuatan pribadi tidak bisa dibawa-bawa dan dikaitkan dengan pimpinan daerah.

“Hanya kebetulan saja dia menjabat sebagai Staf Khusus saat ini. Tapi perlakuannya jangan dikaitkan dengan Bapak Gubernur karena ini masalah pribadi,” ujarnya.

“Saya tidak menerima hal seperti ini karena disebutkan melibatkan Gubernur. Marwah Staf Khusus adalah menjaga nama baik Gubernur dengan menjadi mata dan telinga Gubernur di tengah masyarakat, dan ini jelas tidak terpuji,” katanya.

Oleh karena itu, Ferdinand menyarankan agar Gubernur Sulut mengambil langkah tegas terkait tindakan oknum tersebut sesuai aturan yang berlaku.

“Tindaki saja. Sekali lagi ini adalah tindakan pribadi tanpa sepengetahuan Gubernur, apalagi sampai melakukan arogansi,” pungkasnya.

Merasa dilecehkan, korban langsung bereaksi dengan menyiram kepala terduga pelaku menggunakan air.

Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Manado guna mendapatkan perlindungan hukum.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman serta pengumpulan keterangan untuk menindaklanjuti laporan tersebut sesuai prosedur yang berlaku. (Ren)

Baca juga: Buaya Besar Muncul di Pinggir Perairan Manado, Warga Diminta Jangan Dulu Beraktivitas di Laut

Tidak Ada Kaitan dengan Guberur Sulawesi Utara

Dugaan kasus pelecehan yang diduga melibatkan oknum Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara di salah satu rumah makan di kawasan Sario, Kota Manado, dipastikan tidak ada kaitannya dengan Gubernur Sulawesi Utara maupun institusi Pemerintah Provinsi Sulut.

Penegasan tersebut disampaikan Koordinator Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Korps Pegawai Republik Indonesia (LKBH Korpri) Pemprov Sulut, Advokat Acel Mewengkang, menanggapi isu yang berkembang dan viral di media sosial.

Acel menjelaskan, dugaan pelecehan yang dilaporkan seorang perempuan merupakan persoalan pribadi yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum oleh oknum yang bersangkutan.

“Perlu kami luruskan, kasus ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan Gubernur Sulawesi Utara. Ini adalah urusan pribadi dan perbuatan individu yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujar Acel Minggu (1/2/2026)

Ia menambahkan, pihaknya mendorong aparat penegak hukum untuk memproses laporan tersebut secara profesional dengan menelusuri kronologi kejadian secara menyeluruh agar perkara menjadi terang.

“Siapa pun yang terlibat wajib menghormati proses hukum. Tidak ada kaitan dengan Gubernur ataupun institusi pemerintah dalam persoalan yang bersifat pribadi,” tegasnya.

Merasa dilecehkan, korban langsung bereaksi dan menyiram kepala terduga pelaku dengan air.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Manado untuk mendapatkan perlindungan hukum (Ren)

(TribunManado.co.id/Ren)

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.