Dibalik Kemenangan Liverpool atas Newcastle, Hugo Ekitike Mirip Fernando Torres
February 01, 2026 09:56 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Ketika gol Anthony Gordon (36') publik yang memenuhi The Kop Anfield terdiam. Apakah Liverpool akan melanjutkan tren negatif tanpa kemenangan dalam enam pertandingan Liga Inggris, atau kekalahan perdana sejak tahun 1994 dari Newcastle.

Kekhawatiran itu ternyata tidak berlangsung lama. Liverpool punya tuah yang bernama Hugo Ekitike.

Ya, pemain Prancis yang didatangkan dari Eintracht Frankfurt pada musim panas 2025 itu mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-41.

Hanya selang dua menit, Ekitike bahkan membawa Liverpool membalikkan keadaan menjadi 2-1 yang bertahan hingga turun minum.

The Kop lega. Harapan itu ada dan nyata. Liverpool kini berada di atas angin untuk membawa pulang tiga poin.

Tapi ternyata, anak asuh Arne Slot belum puas dengan keunggulan tersebut. Florian Wirtz dan Ibrahima Konate menambah gol Liverpool dalam 45 menit kedua yang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Liverpool pun pulang dengan tiga poin.

MERAYAKAN GOL - Pemain Liverpool, Hugo Ekitike merayakan golnya bersama rekan setimnya, Florian Wirtz setelah membobol gawang Newcastle di Liga Inggris 2025/2026 pada Minggu (1/2/2026) dini hari WIB. (Instagram Liverpool)

Hugo Ekitike Sakiti Newcastle

Tidak bisa dipungkiri, kemenangan Liverpool berkat andil Hugo Ekitike yang mencetak dua gol.

Gerakannya yang sederhana, penempatan ruang, hingga faktor klinis di mulut gawang lawan berkat sentuhannya.

Hal itulah yang dilirik oleh pencari bakat Newcastle, dan The Magpies mencoba peruntungan untuk mendatangkan Hugo Ekitike dalam tiga musim terakhir, menurut BBC.

Tapi sayang, tidak ada kesepakatan yang yang tercapai, dan Hugo Ekitike lebih memilih tawaran yang masuk dari Liverpool pada musim panas 2025.

"Sejak awal, semua orang bisa melihat betapa istimewanya dia, betapa cepatnya dia," ucap Arne Slot, dikutip dari BBC.

"Anda melihatnya hari ini. Dia memiliki segalanya dan itulah kekuatan terbesarnya. Dia tinggi, cepat, dan mampu mencetak gol," tegasnya.

Baca juga: Hasil Klasemen Liga Inggris: Kemenangan Liverpool dan Chelsea Lengserkan MU dari Empat Besar

Musim ini, Ekitike sudah menghasilkan 15 gol di semua kompetisi, 10 di antaranya dicetak di Liga Inggris bersama Liverpool.

Tidak perlu lagi dibandingkan dengan Alexander Isak yang menjadi rekrutan paling mahal Liverpool yang saat ini absen karena cedera. Ekitike sudah tampil konsisten ketika ia mendapat kepercayaan di lapangan.

Tahun 2022 saat Ekitike berusia 19 tahun, Newcastle sudah meliriknya. Ia masih bermain untuk Reims, Prancis ketika itu.

Ekitike yang memiliki rasa hormat belum memberikan jawaban untuk Newcastle. Ia kemudian bergabung dengan PSG, sebelum kemudian pindah ke Frankfurt.

Ekitike menjalani 'sekolah' dari berbagai klub raksasa Prancis di atas.

Selama itu jugalah Newcastle mencoba hingga tidak beruntung.

"Ini menyakitkan bagi saya dari sudut pandang Newcastle," komentar mantan kiper The Magpies, Shay Given.

"Ekitike bisa saja mengenakan seragam hitam-putih (warna jersey Newcastle). Dia sangat brilian dalam membongkar pertahanan lawan."

"Dia memilih Liverpool dan dari semua pemain yang mereka rekrut di musim panas, dia adalah yang paling menonjol," tambahnya.

Hugo Ekitike menjadi pemain termuda yang mencetak lebih dari sepuluh gol untuk Liverpool dalam satu musim Liga Inggris sejak Michael Owen pada musim 2000/2001.

Penampilannya saat melawan Newcastle dibandingkan dengan striker mematikan yang pernah dimiliki Liverpool, Fernando Torres.

Kemitraan yang Baik dengan Wirtz

Menurut BBC, gol kedua Ekitike seperti salinan dari gol pertama Torres untuk Liverpool saat melawan Chelsea pada tahun 2007.

Ia menerima umpan Milos Kerkez di sisi kiri, melewati Malick Thiaw dan menyelesaikan peluang dengan sangat baik di kotak penalti.

Penyelesaian Ekitike tidak luput dari perhatian Steven Gerrard yang menyaksikan pertandingan itu saat teringat umpannya kepada Torres.

"Semuanya tentang Hugo Ekitike yang menjalankan peluang ini," katanya kepada TNT Sports.

"Ini mirip dengan gaya Torres."

"Dia mengoper bola dengan kakinya dan gerakan ujung kakinya. Dia mengingatkan saya pada Torres setiap kali menontonnya," sambung Gerrard.

Steven Gerrard bekerjasama dengan Torres antara tahun 2007 sampai 2011, dan momen itulah yang bisa dibangun Liverpool pada masa ini melalui Ekitike dengan Florian Wirtz.

Keduanya telah bekerjasama untuk mencetak enam gol di semua kompetisi, jumlah yang lebih banyak daripada duet pemain Liga Inggris lainnya.

"Hugo mencetak banyak gol sejak awal musim dan Florian Wirtz banyak terlibat menciptakan peluang bagi rekan setimnya dan kurang beruntung karena bola tidak masuk ke gawang," beber Slot.

"Tidak selalu kemungkinan untuk memainkan mereka bersama setiap tiga hari. Itulah yang saya maksud ketika saya berbicara tentang kebugaran tanpa bola dan kebugaran pertandingan."

"Butuh waktu bagi mereka untuk bermain di level terbaik dengan intensitas tertinggi di setiap tiga hari sekali."

"Mereka semakin dekat, dan tidak mengherankan jika angka-angkanya terus meningkat," tutupnya.

(Tribunnews.com/Sina)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.