Detik-detik Jambret Tarik Tas Wanita Terekam CCTV, Korban Sampai Terpelanting
February 01, 2026 11:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jakarta - Detik-detik jambret tarik tas wanita berbaju merah di jalan raya, terekam kamera CCTV, korbannya sampai terpelanting ke aspal.

Aksi penjambretan tersebut viral setelah rekaman CCTV diunggah di akun Instagram @info_jakartapusat pada Sabtu (31/1/2026).

Saat itu, RP yang mengenakan baju merah terpelanting ke aspal saat tas miliknya coba dijambret oleh dua pengendara motor berboncengan di Jalan Cempaka Putih Utara, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis (29/1/2026). 

Jambret adalah pelaku kejahatan yang merampas barang milik orang lain secara tiba-tiba dan paksa di tempat umum, biasanya dengan menarik barang dari tangan atau tubuh korban lalu melarikan diri.

Barang yang sering dijambret di antaranya, tas, ponsel, dan kalung atau perhiasan. Dalam hukum pidana Indonesia, jambret termasuk pencurian dengan kekerasan atau pencurian yang disertai pemberatan, tergantung cara dan akibat perbuatannya.

Dikutip Tribunlampung.co.id dari TribunJakarta.com, adapun korban penjambretan merupakan seorang perempuan berinisial RP (33). 

Adapun kronologis kejadian, korban yang mengenakan rok denim mulanya berjalan di pinggir jalan dengan menenteng tas di bahu kanan.

Dari belakang, tiba-tiba dua pria yang berboncengan sepeda motor mendekat dengan pelan.

Pengemudi berbaju hitam langsung menarik tas korban dengan tangan kirinya.

RP terseret lalu terpelanting ke aspal saat tasnya ditarik.

Dia terguling di jalan dan hampir tertabrak oleh pemotor lain yang langsung berhenti.

Sementara itu, penjambret langsung tancap gas meninggalkan lokasi. 

Penjelasan Polisi

Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, Iptu Erlyn Sumantri, membenarkan adanya kejadian ini. 

Iptu Erlyn menuturkan pihaknya sudah menyambangi rumah RP untuk melihat kondisi korban. 

“Korban mengalami luka ringan pada bagian kepala, tangan kanan, dan kaki lecet akibat terpelanting ke aspal jalan,” kata Erlyn dikutip TribunJakarta.com dari Kompas.com, Minggu (1/2/2026). 

Baca juga: Kasus Suami yang Jadi Tersangka Usai Bantu Istri Kena Jambret Berakhir via RJ

Korban Tak Lapor Polisi

RP masih bisa mempertahankan tasnya saat itu, sehingga percobaan penjambretan gagal. 

Maka dari itu, korban memilih tidak melaporkan peristiwa ini karena merasa tidak mengalami kerugian materiil. 

"Namun, korban menolak dikarenakan tidak ada kerugian materi,” ujar Erlyn.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menegaskan pihaknya akan tetap mencari pelaku. 

“Korban belum membuat laporan, tapi kami tetap lakukan penyelidikan,” kata Roby.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.