Denada Diam-diam Kirim Pesan untuk Ressa Rizky Usai Digugat Rp 7 Miliar: I Always Love You
February 02, 2026 07:38 AM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Kemunculan Ressa Rizky Rossano sebagai pria yang mengaku putra kandung penyanyi Denada terus memantik perhatian publik.

Di tengah proses hukum yang kini bergulir di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Ressa akhirnya mengungkap satu hal yang selama ini ia simpan: sebuah pesan singkat dari Denada, yang datang justru setelah gugatan resmi didaftarkan.

Pesan tersebut, menurut Ressa, menjadi satu-satunya komunikasi yang ia terima dari Denada dalam waktu yang lama dan datang di saat relasi keduanya sudah berada di ujung konflik hukum.

Baca juga: Sama-sama Punya Masalah Soal Pengakuan Anak, Lisa Mariana Dukung Ressa Putra Denada: Semangat Dik

Gugatan Penelantaran Anak dan Tuntutan Rp 7 Miliar

Sebagai informasi, gugatan yang diajukan Ressa terhadap Denada berkaitan dengan dugaan penelantaran anak.

Dalam gugatan tersebut, Ressa menuntut pengakuan status sebagai anak kandung sekaligus pemenuhan hak hidup yang disebut-sebut tidak pernah ia terima.

Ressa juga menuntut Denada membayar biaya hidup sebesar Rp 7 miliar, yang menjadi bagian dari pokok perkara apabila proses mediasi gagal mencapai kesepakatan.

Latar Belakang yang Baru Terungkap

Menurut Ratih, tante Denada, Ressa telah dibawa ke Banyuwangi sejak berusia 10 hari. Saat itu, nenek Denada sendiri yang membawanya langsung dari Jakarta.

Keluarga Ressa menjelaskan bahwa gugatan baru diajukan setelah 24 tahun bukan tanpa sebab.

Rasa kecewa, sakit hati, dan perlakuan yang dirasa diabaikan selama bertahun-tahun menjadi pemicu utama langkah hukum tersebut.

POLEMIK PENGAKUAN ANAK - Kuasa hukum Denada sebut ucapan Ressa Rizky Rossano saat tampil di podcast berbeda dengan realita. Ia menyebut pihak Ressa Rizky Rossano tidak hanya minta pengakuan anak tapi juga uang Rp7 miliar.
POLEMIK PENGAKUAN ANAK - Kuasa hukum Denada sebut ucapan Ressa Rizky Rossano saat tampil di podcast berbeda dengan realita. Ia menyebut pihak Ressa Rizky Rossano tidak hanya minta pengakuan anak tapi juga uang Rp7 miliar. (Instagram @denadaindonesia | YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo)

“Apa Pun yang Terjadi, I Always Love You”

Kabar terbaru, Ressa mengungkap bahwa ia baru saja menerima pesan dari Denada.

Pesan itu ia terima setelah gugatan penelantaran anak resmi diajukan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November 2025.

“Yang terakhir cuma ‘apa pun yang terjadi I always love you,’” ujar Ressa, dikutip dari program Intens Investigasi.

Pernyataan tersebut kemudian diperjelas oleh kakak ipar Ressa yang juga bertindak sebagai kuasa hukum, Ronald Armada.

“Setelah gugatan ini diajukan,” tegas Ronald.

Pesan singkat itu menjadi satu-satunya komunikasi yang diakui Ressa datang langsung dari Denada selama bertahun-tahun.

Baca juga: Beda Pengakuan Pihak Ressa & Iis Dahlia Soal Ucapan Intimidasi Buntut Polemik Denada, Siapa Benar?

Tak Dibalas, Ada Alasan yang Menyertainya

Alih-alih membalas pesan bernada emosional tersebut, Ressa memilih diam. Dengan gelengan kepala, ia menjelaskan bahwa keputusannya bukan tanpa alasan.

“Karena sebelumnya Ressa keluh kesah juga enggak dibales,” kata Ressa.

Ia menegaskan bahwa klaim tersebut bukan sekadar perasaan sepihak.

“Ada buktinya,” lanjutnya.

Menurut Ressa, selain pesan singkat itu, tidak ada komunikasi lain yang ia terima dari Denada baik sebelum maupun sesudah gugatan bergulir.

Bantahan soal Komunikasi Sebelum Gugatan

Pernyataan Ressa berseberangan dengan klaim dari pihak Denada. Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, sebelumnya menyebut bahwa komunikasi antara kliennya dan Ressa telah terjalin dengan baik selama bertahun-tahun.

Hal ini langsung dibantah keras oleh Ronald Armada.

“Yang dimaksud pihak tergugat, dia sudah terjalin komunikasi selama bertahun-tahun dengan baik, dari konsep rasa yang dia gunakan, berarti kita menilai, adanya intensitas komunikasi sebelum ada gugatan ini,” ujar Ronald.

Namun, menurut Ronald, fakta di lapangan justru menunjukkan sebaliknya.

“(Padahal kenyataannya) Itu tidak pernah. Dia baru komunikasi setelah ada gugatan ini,” tegasnya.

Ronald bahkan menantang pihak Denada untuk membuktikan klaim tersebut secara terbuka.

“Kalau memang dia pernah ada komunikasi sebelum ada gugatan ini, tunjukkan, buktikan. Sederhana kok,” katanya lugas.

Baca juga: Reaksi Denada saat Iis Dahlia Bertemu Ressa Rizky Rossano, Putri Emilia Contessa: Alhamdulillah

Mediasi Gagal, Luka Belum Tertutup

Dalam proses mediasi, kuasa hukum Ressa menyebut tidak melihat adanya itikad untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Ronald menegaskan bahwa tujuan utama gugatan ini sejatinya sederhana.

Keinginan keluarga, kata Ronald, adalah agar Denada mau membuka komunikasi dan menyampaikan permintaan maaf.

Sementara itu, pihak Denada dalam mediasi mengakui bahwa Ressa adalah anak kandung Denada, namun membantah tuduhan penelantaran anak dan menyatakan keberatan atas tuntutan Rp 7 miliar.

Dengan mediasi yang gagal, konflik ini pun berlanjut ke tahap hukum berikutnya menyisakan luka keluarga yang hingga kini belum menemukan titik temu.

***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.