Lirik Lagu dan Terjemahan Bahasa Indonesia Big Lie, Small World Sting
February 02, 2026 10:14 AM
  • Lirik Lagu dan Terjemahan Bahasa Indonesia Big Lie, Small World Sting

 

"Big Lie, Small World" (Kebohongan Besar, Dunia Sempit)

I sat down and wrote this letter (Aku duduk dan menulis surat ini)

Since you'd gone and I was free (Sejak kau pergi dan aku bebas)

I'm so happy (Aku sangat bahagia)

 
I have so little time to spare now (Aku punya sangat sedikit waktu luang sekarang)

I'm wanted almost everywhere now (Aku diinginkan di hampir setiap tempat sekarang)

I make out like Casanova (Aku berlagak seperti Casanova)

Friends are always coming over (Teman-teman selalu datang berkunjung)

 

Baca juga: Lirik Lagu dan Terjemahan Bahasa Indonesia Lagu This War Sting


I signed my name as if I meant it (Aku membubuhkan tanda tanganku seolah aku sungguh memaksudkannya)

Sealed it with a kiss and sent it (Menyegelnya dengan ciuman dan mengirimkannya)

The letter had improved my mood (Surat itu telah memperbaiki suasana hatiku)

Happy in my solitude (Bahagia dalam kesendirianku)

 
But halfway home I changed my tune (Namun di tengah jalan pulang, aku berubah pikiran)

And when I saw my lonely room (Dan saat aku melihat kamarku yang sepi)

The mirror caught my eye (Cermin itu menangkap pandanganku)

When I sat down, I cried (Saat aku duduk, aku pun menangis)

 
Big lie, small world (Kebohongan besar, dunia yang sempit)

It was a big lie, small world (Itu adalah kebohongan besar, dunia yang sempit)

 
I had to intercept that letter (Aku harus mencegat surat itu)

I raced to catch the postman's van (Aku berlari kencang mengejar mobil van tukang pos)

He was leaving as I ran (Dia sedang pergi tepat saat aku berlari)

 
I missed the bus, I missed the train (Aku ketinggalan bus, aku ketinggalan kereta)

I end up walking in the rain (Akhirnya aku berjalan di bawah guyuran hujan)

Big dog chased me down the street (Seekor anjing besar mengejarku di sepanjang jalan)

Hadn't had a bite to eat (Belum makan sesuap pun)

 
Feeling sorry for myself (Merasa kasihan pada diriku sendiri)

And wishing I was someone else (Dan berharap aku menjadi orang lain saja)

I walked across the city (Aku berjalan melintasi kota)

Because I couldn't stand your pity (Karena aku tak tahan dengan rasa kasihanmu)

 
The place you live looks opulent (Tempat tinggalmu terlihat mewah)

And obviously a higher rent (Dan jelas uang sewanya lebih mahal)

Than our cozy little room (Daripada kamar kecil kita yang nyaman dulu)

I have this sense of doom (Aku merasakan firasat buruk)

 
Your landlord says you're out of town (Pemilik rumahmu bilang kau sedang ke luar kota)

But your new boyfriend's always around (Tapi pacar barumu selalu ada di sekitar sana)

The hour is getting late (Waktu semakin larut)

So I sit down and wait (Jadi aku duduk dan menunggu)

 
Here's the postman with my letter (Ini dia tukang pos dengan suratku)

Coming down the path he'd better (Datang menelusuri jalan, lebih baik dia)

Give that thing to me (Berikan benda itu kepadaku)

I have to make him see (Aku harus membuatnya mengerti)

 
Begging doesn't do the trick (Memohon tidak mempan baginya)

He thinks that I'm a lunatic (Dia pikir aku orang gila)

But then who comes upon the scene (Tapi lalu siapa yang muncul di lokasi itu)

But your new boyfriend, Mr. Clean (Tak lain adalah pacar barumu, si Tuan Resik)

 
I hit the postman, hit your lover (Aku memukul tukang pos, memukul kekasihmu)

Grabbed the letter, ran for cover (Merampas surat itu, lalu lari bersembunyi)

The police arrived in time for tea (Polisi tiba tepat waktu [saat minum teh])

They said they'd like to question me (Mereka bilang mereka ingin menginterogasiku)

 
Now I can only curse my fate (Sekarang aku hanya bisa mengutuk nasibku)

I have to face the magistrate (Aku harus berhadapan dengan hakim)

It hasn't been the best of days (Hari ini bukanlah hari yang terbaik)

I'd like to fly away (Aku ingin terbang pergi saja)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.