Amalan Malam Nisfu Syaban bagi Wanita yang Haid, Fokus Dzikir dan Doa
Grid February 02, 2026 01:34 PM

NOVA.id —Malam Nisfu Sya‘ban sering dijadikan momen memperbanyak ibadahseperi salat malam, membaca Yasin, berdoa, dan beristighfar.

Bagi wanita yang sedang haid, beberapa ibadah ritual (seperti shalat dan puasa jika masih haid pada waktu siang) memang terbatas, tetapi banyak amalan lain yang tetap bisa dilakukan untuk meraih berkah malam tersebut.

Amalan yang dianjurkan dan boleh dilakukan saat haid

Walau ada batasan, banyak ibadah mulia yang tetap bisa dilakukan dari tempat duduk atau berbaring:

1. Berdoa dan memohon ampun dengan fokus pada doa pribadi, permohonan ampun, dan niat baik untuk memperbaiki keimanan. Contoh doa yang bisa dibaca adalah“Allāhumma ighfir lī wa tub ‘alayya”, yang artinya “Ya Allah, ampunilah aku dan terimalah taubatku.”

2. Dzikir, tasbih, tahmid, takbir, tahlil, dan istighfar, karena mengulang zikir seperti “Subḥānallāh”, “Alḥamdulillāh”, “Allāhu Akbar”,"Lā ilāha illallāh", serta membaca istighfar sangat dianjurkan.

3. Mendengarkan bacaan Al-Qur’an dengan mendengarkan tilawah melalui rekaman atau pengajian.

4. Membaca terjemahan Al-Qur’an atau wirid yang bukan dalam mushaf untuk memperdalam pemahaman tentang iman dan islam.

5. Memperbanyak salawat kepada Nabi ﷺ sangat dianjurkan. Bisa dimulai dengan salawat pendek“Allāhumma ṣalli ‘alā Muḥammadin wa āli Muḥammad.”

6. Sedekah, silaturahim, dan amal kebajikan — memberi sedekah, menolong orang, atau berpartisipasi dalam kebaikan lainnya sangat bernilai di malam-malam istimewa.

Taubat, muhasabah, dan meniatkan puasa saat suci — memikirkan rencana untuk menyelesaikan qadha atau berniat memperbanyak puasa sunnah setelah suci.

Haid bukan penghalang untuk mendekatkan diri kepada Allah, justru malam Nisfu Sya‘ban bisa jadi momentum memperbanyak doa, istighfar, dan niat baik.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.