Tangis Ressa Rizky Minta Denada Tak Diboikot Hingga Ingin Peluk Ibu: di Mata Ressa, Ibu Gak Salah
February 02, 2026 03:00 PM

TRIBUNSUMSEL.COM - Ressa Rizky Rossano tak kuasa menangis berharap sang ibu Denada tidak diboikot di sejumlah televisi buntu kasus dugaan penelantaran anak.

Hal ini diungkap Ressa saat hadir dalam acara Pagi-pagi Ambyar Trans TV, Senin (2/2/2026) bersama kuasa hukumnya.

Dalam momen tersebut, sambil menangis Ressa mengungkapkan keinginannya untuk tidak memboikot Denada dari TV.

TUTUP PINTU MAAF - Ressa saat hadir di YouTube Denny Sumargo. Ressa kini menutup pintu maaf usai Denada mengakui dirinya anak kandung.
TUTUP PINTU MAAF - Ressa saat hadir di YouTube Denny Sumargo. Ressa kini menutup pintu maaf usai Denada mengakui dirinya anak kandung. (Youtube/Curhat Bang Denny Sumargo)

Menurut Ressa, bagaimana pun Denada sosok ibunya.

"Buat kakak netizen, Ressa minta tolong janganlah sampai di boikot kasihan karena Ressa gak mau sampai seperti ini kasihan juga, bagaimana pun itu ibu Ressa, di mata Ressa gak ada salahnya," kata Ressa sambil menangis.

"Ressa mohon banget, mending Ressa saja gakpapa jangan ibu Ressa," sambungnya.

Baca juga: Klarifikasi Iis Dahlia Dituduh Intimidasi Ressa karena Denada, Bantah Ikut Campur: Saya Menangis

Mendengar itu, Dewi Perssik sebagai host yang berada di samping Ressa tampak menguatkan.

Sambil menangis, Depe mengungkapkan bahwa Denada belum peluk 

"Tapi kan ibu kamu belum peluk kamu sampai sekarang," kata Dewi Perssik.

"Gakpapa kak, dimata Ressa ibu gak pernah salah cuma Ressa kecewa aja," kata Ressa.

Ressa mengungkapkan keinginananya kini hanya ingin diakui Denada sebagai anak.

"Simple kan Ressa cuma ingin pengakuan aja 'kamu anakku' udah gak lebih cuma menunggu itu aja, salah satu cita-citanya Ressa ingin diakui anak," kata Ressa.

Baca juga: Pengacara Ressa Sindir Irfan Hakim soal Akhlak Usai Dituding Bela Denada: Kalau Salah Katakan Salah

Lebih lanjut, Ressa pula mengungkapkan keinginannya ingin memeluk Denada.

"Ibu Ressa ingin peluk, pengen cium kaki ibu," kata Ressa.

Mendengar kisah Ressa, Depe sebagai host berharap sang penyanyi bisa langsung berkomunikasi dengannya.

"Kak Dena kita tahu kakak orang baik, kita tahu kakak pasti lagi menangis menonton ini, tidak ada salahnya langsung berkomunikasi dan langsung peluk anak kakak, semua pasti akan selesai akan dilalui," kata Depe.

Sebagaimana diketahui, Ressa Rizky Rosano menggugat Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan alias Denada atas dugaan penelantaran anak ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, Jawa Timur.

Gugatan itu dilayangkan pemuda yang akrab disapa Ressa itu, sebab ia meyakini Denada adalah ibu kandungnya.

Selama ini Ressa dibesarkan oleh tante Denada, Ratih Puspita Dewi .

Ratih Puspita Dewi mengasuh Ressa layaknya anak kandung sendiri sejak ia berusia 10 hari.

Kini Ressa pun menuntut agar mantan istri Jerry Aurum tersebut mengakuinya sebagai anak.

Selain itu, kini publik geram dan mendesak sejumlah stasiun TV memboikot Denada.

Ressa Tutup Pintu Damai

Seiring dengan gagalnya proses mediasi yang telah berlangsung empat kali tanpa satu kali pun kehadiran Denada itu, pihak Ressa menyatakan menutup pintu damai. 

Meski dalam momen tersebut, kuasa hukum Denada membenarkan bahwa Ressa adalah anak Denada dan menyatakan bahwa perempuan kelahiran 19 Desember 1978 tersebut tak pernah tak mengakui Ressa.

"Ketika kemarin saya sudah membuka pintu mediasi dan peluang terjadinya perdamaian di tingkat mediasi serta mengoptimalkan upaya mediasi, sekarang sudah tertutup," kata kuasa hukum Ressa, Ronald Armada.

Ronald sendiri adalah menantu dari tante Denada, Ratih, yang selama ini merawat Ressa dan turut menjadi penggugat Denada bersama sang suami, Dino.

Ronald menyebutkan bahwa sebelum menutup pintu damai, ia telah mengupayakan berbagai hal, hingga mengajukan pertambahan waktu mediasi.

Namun hingga proses mediasi berakhir, pihak Denada terus bergeming dari upaya-upaya damai yang telah coba ditawarkan, termasuk mediasi melalui video call yang ditawarkan oleh PN Banyuwangi pun tak ditanggapi. 

"Sekarang pintu saya terbuka untuk bermain di ranah persidangan, yang kita harus fight. Kalau fight, ada yang jatuh ada yang tidak. Karena mereka inisiasinya seperti itu, ya monggo," tegas Ronald. 

Ia juga meminta maaf karena opsi terakhir tersebut akhirnya dipilih.

"Mohon maaf mbak Dena. Tidak ada inisiasi saya menjatuhkan sampean. Tetapi sampean yang mengkondisikan dan sampean yang meminta dan memaksa saya bertindak seperti ini," tandasnya.

Denada Akui Ressa Anak

Kini, setelah digugat ke Pengadilan, Denada mengakui Ressa anaknya.

Hasil mediasi yang digelar, Kamis (29/1/2026) gagal membuat Denada melalui kuasa hukumnya, Muhammad Ikbal pun buka suara dan membuat pengakuan.

"Ya, (Ressa) memang anaknya (Denada)," kata Iqbal.

Muhammad Ikbal menegaskan selama ini Denada tidak pernah tidak menganggap Ressa sebagai anak.

Pihaknya menyebut, Denada telah memenuhi kebutuhan Ressa sebagai anaknya.

"Jadi gini, Denada ini nggak pernah tidak menganggap Ressa itu sebagai anak gitu. Nggak pernah, karena semua juga dipenuhi. Sekolah juga dipenuhi semua. Intinya nggak ada masalah apa-apa," ujar Ikbal dikutip dari YouTube Cumicumi, Jumat (30/1/2026).

Ia lantas tidak menutup kemunginan untuk berdamai, kendati hasil mediasi telah gagal.

"Terus mediasi kan gagal dalam perkara ini, sehingga lanjut ke pokok perkara sidang. Namun kan tidak menutup kemungkinan apabila di tengah perjalanan itu ada perdamaian ya, tetap kita upayakan," beber Ikbal.

Terkait kabar Denada menggugat balik Ressa, Ikbal menampik.

"Sejauh ini nggak ada gugatan balik ya. Gugatan balik itu kan ada dalam rekonvensi. Rekonvensi itu nanti jawaban sidang dan kita juga belum jawab," selorohnya.

Ressa Ingin Diakui Anak

Sejak tahu bahwa Denada adalah ibu kandungnya saat ia masih duduk di bangku SMP, Ressa hanya bisa memanggil Denada dengan sebutan 'mbak'. 

"Disuruh manggil 'Mbak,'" ujar Ressa di Curhat Bang Denny Sumargo. 

"Sebetulnya mulai dulu (ingin) pengakuan. Tapi kan Ressa bingung mau ngomongnya gimana?" kata Ressa. 

Terlebih Ressa melihat sendiri perjuangan Denada untuk kesembuhan Aisha, yang diakuinya membuatnya merasa diperlakukan berbeda. 

"Aku sih enggak iri atau gimana, cuma lihat dari posisi Aisha sama Ressa sendiri kan berbeda," ucap Ressa. 

"Kenapa Ressa kok yang dibuang?" tanya Ressa yang kemudian mulai meneteskan air mata. 

Ressa mengaku, andai dia diakui, dia mau saja membantu merawat Aisha sebagai adiknya.

"Seharusnya, jelas sebagai kakaknya Aisha, dulu Aisha sakit bisa juga Ressa yang bantu ngejagain," ujar Ressa. 

Dia juga menegaskan, kemunculannya saat ini setelah 24 tahun bukan karena uang, karena yang diinginkan dan ditunggu dari dulu adalah pengakuan dari Denada sendiri. 

"Kalau masalah uang, Ressa enggak minta uang. Cuma ya gimana ya kok sampai maaf kok sampai sejahat ini gitu," kata Ressa. 

"Ressa bisa cari uang sendiri, bisa kerja sendiri. Cuma untuk ketenangan hati selama ini, Ressa, tunggu mulai dulu. Sampai detik sekarang pun ibu enggak mau ngakuin," ucapnya. 

Siap menjalani tes DNA, Ressa juga mengaku pasrah jika kedepannya Denada tetap bersikeras tak mau mengakuinya sebagai anak. 

"Ya enggak apa-apa (tidak diakui)," kata Ressa. 

"Sedih pasti tapi mau gimana lagi," imbuhnya pasrah. 

Bagi Ressa, dia juga tak bermimpi untuk bisa tinggal bersama Denada, karena tinggal bersama orangtuanya yang sekarang sudah cukup baginya. 

"Aku pokoknya enggak benci (Denada). Bagaimanapun tetap ibu Ressa," tutur Ressa sambil menghapus air mata.

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.