TRIBUNTRENDS.COM - Penyanyi Denada belum juga muncul secara langsung untuk buka suara mengenai masalahnya dengan Ressa Rizky Rossano.
Di sisi lain, pihak Ressa Rizky Rossano makin gencar tampil di hadapan publik.
Ressa Rizky Rossano terpantau sempat menjadi model untuk brand Shella Saukia di acara fashion dan bintang tamu di program Pagi Pagi Ambyar.
Ressa pun membuat pengakuan miris di hadapan publik.
Tak cuma menyebut diri ditelantarkan Denada sejak kecil, ternyata Ressa juga mendapatkan perlakukan miris dari keluarga Denada.
Dalam podcast-nya bersama Denny Sumargo, Ressa dengan lancarnya bercerita soal masa lalu yang bisa ia ingat.
Didampingi oleh pengacara sekaligus kakaknya, Ronald Armada (dalam silsilah keluarga seharusnya adalah paman Ressa, red), masa kecil Ressa terungkap gamblang. Ressa dititipkan kepada tante dari Denada, Ratih Puspita Dewi, sejak usia 10 hari.
Singkat cerita, sejak saat itu sampai di masa remaja Ressa, ia menganggap Ratih dan Dino Rossano Hansa (adik kandung Emilia Contessa, red) adalah orangtua kandungnya.
Sebaliknya, Ressa menganggap Denada adalah kakak sepupu perempuannya dan menyebut Emilia Contessa sebagai budenya.
Nyatanya, tak cuma silsilah Ressa dalam keluarga yang dibuat carut-marut, nasib Ressa saat kecil juga tak kalah miris.
Menurut pengakuan Ressa, ia pernah bekerja sebagai sopir Emilia Contessa, yang secara garis keturunan adalah neneknya sendiri.
Saat menjadi sopir pribadi Emilia Contessa, sebenarnya Ressa sudah mengetahui soal asal-usulnya.
Ia menyadari jika Emilia Contessa adalah sang nenek dan Denada adalah ibu kandungnya, namun hal itu selalu Ressa kesampingkan demi bisa bekerja dan memiliki penghasilan sendiri.
Terlebih, Ressa harus melunasi tunggakan hutang mobil yang awalnya dijanjikan Emilia sebagai hadiah untuk Ressa saat masuk SMA.
Baca juga: Bantah Intimidasi Ressa, Iis Dahlia Sesumbar Malah Nangis saat Elus Putra Denada: Ada Buktinya
Ressa menyebut jika ia menekan perasaannya selama bertahun-tahun, demi tak menyusahkan orangtua dan memenuhi kebutuhan pribadinya.
“(Perasaan) hancur pasti (saat menjadi sopir nenek sendiri), tapi karena saya harus bayar cicilan, jadi fokus kerja,” kata Ressa saat menjadi bintang tamu acara Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Senin (2/2/2026).
“Ya cicilan gak nyampe (tidak lunas),” kata Ressa dengan raut wajah sedih.
Tak sampai di situ, nyatanya Ressa juga sering diperlakukan tak baik oleh keluarga ibu kandungnya sendiri.
Sejak kecil, Ressa sering diperlakukan ‘berbeda’ oleh adik Denada dan Emilia Contessa.
Fakta itu disampaikan oleh Ronald, yang mengakui baru-baru ini mendengar fakta itu dari mulut Ressa.
“Anak ini mengalami penderitaan dan perlakuan diskriminatif, sudah biasa, mulai kecil diperlakukan begini,” kata Ronald kesal.
“Sama anaknya bunda (Emil), Kaisar (Kaisar Hadi Haggy Al-Haddar), pas masih kecil umur 5-7 tahun mereka duduk di atas tempat tidur Bunda (Emil) main game, lalu Kaisar di atas kasur, anak ini diminta duduk di bawah,” kata Ronald.
Baca juga: Sama-sama Punya Masalah Soal Pengakuan Anak, Lisa Mariana Dukung Ressa Putra Denada: Semangat Dik
“Mulai kecil itu tekanan psikologis seperti itu, dan saya baru tau semalam, gimana gak emosi!” kata Ronald marah.
Jurang kesenjangan antara keluarga Emilia Contessa dengan Ressa semakin terasa saat makan malam tiba.
Sambil tertunduk, Ressa mengaku sering dilarang untuk makan bersama keluarga di meja makan bersama Emilia Contessa dan anak-anaknya.
“Kalau manggil makan saja, gak boleh (makan bareng) di ruang makan, disuruh makan di belakang,” kata Ronald.
“Bunda (Emilia Contessa yang larang Ressa makan bareng keluarga), kondisinya belum tahu (Ressa anak kandung Denada) karena masih kecil,” kata Ressa sambil berkaca-kaca.
(TribunTrends.com)(Grid.ID)