TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Hujan dengan intensitas tinggi memicu kejadian tanah longsor berupa jebolnya senderan hingga tembok pekarangan rumah warga di Banjar Dinas Padang Tunggal Kauh, Desa Duda, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Senin (2/2/2026) pagi.
Akibat kejadian tersebut, badan jalan kabupaten sempat tertutup material longsoran.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 Wita. Senderan pekarangan rumah milik I Gusti Lanang Agung Adnyana tidak mampu menahan tekanan air hujan, sehingga jebol dan materialnya menutup akses jalan.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pintu Masuk TPA Sente Bali Dipagar Bambu Oleh Warga, Cegah Truk Buang Sampah Residu
“Begitu menerima laporan dari Kepala Wilayah Padang Tunggal Kauh sekitar pukul 08.00 Wita, kami langsung menurunkan personel ke lokasi untuk penanganan,” ujar Arimbawa.
BPBD Karangasem menerjunkan tiga personel Tim Reaksi Cepat (TRC) dengan satu unit armada, didukung sarana dan prasarana, serta berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Karangasem untuk pengerahan alat berat. Penanganan di lapangan juga melibatkan unsur TNI-Polri, Satpol PP kecamatan, serta masyarakat setempat.
Baca juga: Jenazah Diduga Korban KMP Tunu Pratama Jaya Masih Dititip di RSU Negara
Penanganan mulai dilakukan pada pukul 10.30 Wita dan selesai sekitar pukul 12.50 Wita. Material longsoran berhasil dibersihkan sehingga akses jalan kabupaten yang sebelumnya tertutup kini sudah kembali normal.
“Kerusakan akibat kejadian ini meliputi sanggah tugu karang, angkul-angkul, dan penyengker pekarangan rumah warga. Namun tidak ada korban jiwa maupun korban luka,” jelas Arimbawa.
BPBD Karangasem mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor, mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa waktu ke depan. (mit)