Pertumbuhan Produksi Ternak di Bulungan Relatif Terbatas, Begini Penjelasan Dinas Pertanian
February 02, 2026 05:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN– Sektor Peternakan di Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara masih menghadapi berbagai kendala meski terus didorong untuk mendukung Ketahanan Pangan. Pertumbuhan produksi ternak tercatat relatif terbatas, khususnya pada ternak besar.

“Pertumbuhannya memang tidak terlalu tinggi,” ucap Kepala Dinas Pertanian Bulungan, Kristiyanto, Senin (2/2/2026).

Kristiyanto menyebutkan peningkatan produksi ternak sapi, kambing, dan babi hanya berada di kisaran 4–5 persen, sementara untuk unggas seperti ayam potong mencapai sekitar 5 persen.

Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan lahan yang memenuhi syarat, terutama lokasi yang jauh dari permukiman namun belum didukung akses listrik. Padahal, listrik menjadi kebutuhan utama, khususnya untuk kandang tertutup yang memerlukan blower dan pengaturan suhu.

Baca juga: Disperta Bulungan Perketat Pengawasan Terhadap Pengusaha Peternakan, Atensi Pengelolaan Limbah

“Kondisi ini yang sering membuat pengusaha ragu untuk masuk,” ujar Kristiyanto

Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Pertanian Bulungan terus mendorong pola kemitraan dengan pihak swasta, salah satunya bersama PT Javva.

Dalam skema kerja sama ini, peternak menyiapkan kandang dan lokasi, sementara perusahaan menyediakan DOC dan pakan, yang pembayarannya dilakukan setelah panen.

“Model ini sangat membantu. Sekitar separuh pengusaha ayam potong sudah bermitra dengan PT Javva,” ujarnya.

Menurutnya, usaha ayam potong tidak bisa berjalan sendiri karena harus terhubung dengan pemasok doc, pakan, hingga jalur distribusi. Karena itu, kemitraan dinilai menjadi kunci pengembangan peternakan skala besar.

"Jadi usaha ayam potong ini tidak bisa berjalan sendiri, kita butuh untuk terhubung dengan pemasok dok dan pakan," tandasnya.

(*)

Penulis : Desi Kartika

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.