SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Akumulasi gas di dalam ruangan dapur yang tertutup rapat dan minim ventilasi teridentifikasi sebagai penyebab utama ledakan maut tabung gas LPG 12 kilogram di Jalan Ratu Sianum, Kota Palembang.
Ledakan yang merenggut tiga nyawa tersebut terjadi karena gas yang bocor memenuhi ruangan sebelum akhirnya tersambar api saat salah satu korban menyalakan kompor.
Kanit Reskrim Polsek Ilir Timur II, Iptu Roland Kharis S Baemamenteng, menjelaskan bahwa insiden bermula saat para korban sedang berkumpul untuk memasak persiapan acara ruwahan.
Ketika tercium bau menyengat, korban sempat berupaya merendam tabung gas yang bocor ke dalam wadah berisi air.
Baca juga: Korban Meninggal Akibat Ledakan Gas 12 Kilogram Bertambah Satu, Total Tiga Termasuk Pemilik Rumah
Namun, tanpa disadari, uap gas sudah terjebak dan memenuhi area dapur.
"Jadi pada saat itu ada yang menghidupkan kompor, langsung meledak. Dapur itu posisinya tertutup rapat," ungkap Roland, Senin (2/2/2026).
Lanjut dia, penyelidikan lebih lanjut tragedi itu telah diambil alih Unit Pidana Khusus Satreskrim Polrestabes Palembang.
"Penyelidikan lebih lanjutnya sudah diambil alih oleh Unit Pidsus Polrestabes Palembang, " tutupnya.
Aroma harum masakan yang seharusnya menjadi pembuka ibadah sedekah ruwahan di Jalan Ratu Sianum, Lorong Nepos, seketika berubah menjadi bau gas yang menyengat dan hawa panas yang mencekam.
Sabtu (31/1/2026) siang, sekitar pukul 13.30 WIB, sebuah ledakan hebat dari tabung gas 12 kg menghanguskan kekhidmatan di kediaman Sumarni (63).
Rumah nomor 49 di RT 029/004 Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan IT II Palembang itu, kini luluh lantak.
Dinding-dindingnya menjadi saksi bisu kepanikan luar biasa saat api dengan cepat menjilat apa saja yang ada di hadapannya.
"Sedang masak-masak untuk sedekah ruwahan. Tiba-tiba ada bau gas bocor, lalu langsung meledak," kenang Ucok Asber Nasution (53), salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.
Suara dentuman keras itu menggelegar, memicu kepanikan massal. Ibu-ibu yang tadinya memegang sudip dan kuali langsung berhamburan keluar rumah, berteriak menyelamatkan diri di tengah kobaran api yang mulai membesar.
Korban meninggal dunia akibat ledakan tabung gas LPG 12 kilogram di Jalan Ratu Sianum, Lorong Nepos, 3 Ilir Palembang bertambah.
Pada Minggu (1/2/2026) malam, satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat luka bakar yang cukup banyak di tubuhnya.
Korban meninggal dunia yang dimaksud adalah Umi (54) dengan luka bakar 80 persen usai dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Pelabuhan Boom Baru.
Sebelumnya dua orang meninggal yakni Nyimas Dewi Rohayati (33) selaku istri pemilik rumah dan Murni (40) yang merupakan ART.