Pengertian dan Contoh Tawakal dalam Kehidupan Sehari-hari
Ruang Kajian February 03, 2026 03:00 AM
Tawakal sering disebut sebagai salah satu sikap penting dalam Islam yang menunjukkan kepercayaan total kepada Allah atas segala urusan. Banyak orang mengaitkan tawakal dengan ketenangan hati saat menghadapi situasi sulit, meski tetap berusaha semaksimal mungkin. Pemahaman tentang tawakal bukan hanya soal pasrah, tetapi juga tentang keseimbangan antara ikhtiar dan penyerahan diri.

Apa Itu Tawakal?

Tawakal merupakan konsep kunci dalam ajaran Islam, menggambarkan sikap berserah diri kepada kehendak Allah setelah melakukan usaha. Menurut jurnal Mengenal Konsep Tawakal Ibnu ‘Athailah al-Sakandari karya Zulfian, tawakal dipandang sebagai bentuk kepercayaan penuh terhadap rencana Allah, tanpa meninggalkan upaya yang maksimal dari diri sendiri. Sikap ini menuntut seseorang untuk tenang, yakin, dan tidak larut dalam kecemasan terhadap hasil yang akan didapatkan.

Definisi Tawakal

Secara umum, tawakal berarti mempercayakan urusan hidup kepada Allah setelah berikhtiar. Sikap ini menegaskan bahwa manusia wajib berusaha, namun tetap sadar bahwa segala hasil tidak lepas dari kehendak-Nya. Dengan demikian, tawakal bukan alasan untuk bermalas-malasan, melainkan dorongan untuk tetap aktif dan optimis.

Konsep Tawakal menurut Ibnu ‘Athailah al-Sakandari

Dalam jurnal Mengenal Konsep Tawakal Ibnu ‘Athailah al-Sakandari karya Zulfian, tawakal adalah keyakinan bahwa segala sesuatu berjalan sesuai takdir Allah, yang menekankan bahwa seorang Muslim harus tetap bergerak dan berusaha, namun menyerahkan hasil sepenuhnya kepada Allah. Hal ini menjadikan hati lebih tenang dan tidak mudah gelisah atas apapun yang terjadi.

Tawakal dalam Al-Qur’an

Al-Qur’an banyak membahas tentang pentingnya tawakal dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan. Sikap ini menjadi penopang batin ketika seseorang dihadapkan pada tantangan, karena meyakini pertolongan Allah akan selalu hadir.

Dalil-dalil Tawakal di Al-Qur’an

Beberapa ayat yang menegaskan nilai tawakal antara lain surat Ali ‘Imran ayat 159:
fa bimâ raḫmatim minallâhi linta lahum, walau kunta fadhdhan ghalîdhal-qalbi lanfadldlû min ḫaulika fa‘fu ‘an-hum wastaghfir lahum wa syâwir-hum fil-amr, fa idzâ ‘azamta fa tawakkal ‘alallâh, innallâha yuḫibbul-mutawakkilîn
Maka, berkat rahmat Allah engkau (Nabi Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Seandainya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka akan menjauh dari sekitarmu. Oleh karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam segala urusan (penting). Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal. (QS. Ali ‘Imran ayat 159)

Implikasi Tawakal dalam Menghadapi Tantangan

Sikap tawakal sangat membantu seseorang tetap tegar dan tidak mudah putus asa di masa-masa sulit. Dengan tawakal, seseorang tidak kehilangan harapan dan tetap berusaha sebaik mungkin, sekaligus menjaga keyakinan bahwa hasil akhirnya adalah bagian dari ketetapan Allah.

Contoh Sikap Tawakal dalam Kehidupan Sehari-hari

Tawakal dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Sikap ini menuntut keseimbangan antara usaha dan kepercayaan bahwa Allah menentukan hasil terbaik.

Contoh Nyata Tawakal di Masa Kini

Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang yang mencari pekerjaan akan tetap berusaha mengirim lamaran ke berbagai tempat, namun tidak berputus asa jika belum ada panggilan. Di keluarga, tawakal tampak saat orang tua mendidik anak dengan sungguh-sungguh dan tetap berserah diri pada hasil akhirnya.

Langkah-langkah Menerapkan Tawakal

Langkah untuk menerapkan tawakal meliputi: melakukan usaha maksimal, memperbaiki niat, menjaga keyakinan pada ketetapan Allah, dan tetap sabar menghadapi hasil. Sikap ini perlu dilatih secara konsisten agar tumbuh menjadi karakter dalam diri.

Kesimpulan

Tawakal adalah sikap berserah diri kepada Allah setelah melakukan usaha terbaik. Konsep ini menegaskan pentingnya ikhtiar, namun tetap menenangkan hati dengan keyakinan pada kehendak Allah. Dengan menerapkan tawakal dalam kehidupan sehari-hari, seseorang akan lebih siap menghadapi tantangan dan tetap optimis terhadap masa depan.
Reviewed by Ajid Fuad Muzaki S.Th.I
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.