Sistem Pemerintahan Islam: Konsep, Prinsip, dan Penerapannya di Era Kontemporer
Ruang Kajian February 03, 2026 04:19 AM
Sistem pemerintahan dalam Islam kerap menjadi perbincangan di berbagai kalangan, terutama terkait bagaimana prinsip dan penerapannya di masa kini. Sepanjang sejarah, pemahaman mengenai sistem ini terus berkembang mengikuti perubahan masyarakat dan tantangan global. Artikel ini membahas konsep dasar, pandangan tokoh, serta adaptasi sistem pemerintahan Islam pada era kontemporer.

Pengertian dan Prinsip Dasar Sistem Pemerintahan Islam

Sistem pemerintahan Islam memiliki pondasi yang kuat pada prinsip keadilan, musyawarah, dan kepemimpinan berlandaskan syariat. Menurut Hanifah Maharani dalam Sistem Pemerintahan Islam Perspektif Muhammad Rasyid Ridha dan Ali Abduuraziq (Majalah Ilmiah Hubungan Internasional, Volume 7, Nomor 1. Th. 2021), sistem ini tidak hanya mengatur tata kelola negara, tetapi juga mendorong nilai moral dan etika dalam kepemimpinan.

Definisi Sistem Pemerintahan Islam menurut Para Ahli

Secara umum, sistem pemerintahan Islam didefinisikan sebagai tatanan pemerintahan yang mengutamakan penerapan syariat dalam pengambilan keputusan publik. Hal ini meliputi perlindungan hak masyarakat, pelaksanaan hukum yang adil, dan penegakan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.

Prinsip-Prinsip Utama dalam Pemerintahan Islam

Tiga prinsip utama yang sering ditekankan adalah keadilan, musyawarah, dan kepemimpinan berdasarkan syariat. Sistem ini menuntut setiap pemimpin berlaku adil, membuka ruang dialog, serta memastikan kebijakan selaras dengan ajaran Islam.

Pandangan Tokoh Terhadap Sistem Pemerintahan Islam

Perdebatan tentang sistem pemerintahan Islam mendapat perhatian khusus dari pemikir Muslim, yang menawarkan perspektif beragam sesuai kondisi sosial-politik.

Perspektif Muhammad Rasyid Ridha

Muhammad Rasyid Ridha menekankan pentingnya kekhalifahan sebagai institusi politik utama dalam Islam. Ia meyakini khilafah merupakan bentuk ideal untuk menjaga persatuan umat dan penerapan syariat secara menyeluruh.

Perspektif Ali Abduuraziq

Ali Abduuraziq berpandangan bahwa pemerintahan Islam tidak harus berbentuk khilafah. Menurutnya, format pemerintahan dapat menyesuaikan kebutuhan zaman, asalkan tetap mengacu pada nilai-nilai Islam.

Konsep Pemerintahan Islam pada Masa Kontemporer

Di era modern, sistem pemerintahan Islam menghadapi tantangan besar dalam menyesuaikan prinsip syariat dengan perubahan sosial dan politik.

Relevansi dan Penerapan Nilai-Nilai Islam dalam Pemerintahan Modern

Nilai keadilan, musyawarah, dan kepemimpinan yang amanah semakin penting untuk diterapkan dalam tata kelola pemerintahan masa kini. Banyak negara yang berupaya mengadopsi prinsip-prinsip ini ke dalam sistem hukum dan administrasi mereka.

Tantangan dan Adaptasi Sistem Pemerintahan Islam Saat Ini

Penerapan sistem pemerintahan Islam di era globalisasi mengharuskan adanya adaptasi kebijakan. Penyesuaian ini bertujuan agar prinsip syariat tetap relevan tanpa mengabaikan dinamika politik dan sosial modern.

Kesimpulan

Sistem pemerintahan Islam mengedepankan keadilan, musyawarah, dan kepemimpinan sesuai syariat. Di tengah perubahan zaman, sistem ini terus beradaptasi agar tetap relevan bagi masyarakat modern. Dengan memahami konsep dan tantangan yang ada, penerapan sistem pemerintahan Islam dapat dijalankan secara bijak dan kontekstual.
Revewed by Doel Rohim S.Hum.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.