Memahami Kufur dalam Islam: Pengertian dan Contoh-Contohnya
Ruang Kajian February 03, 2026 03:19 AM
Kufur merupakan istilah yang sering dibahas dalam ajaran Islam. Pemahaman tentang kufur menjadi penting agar seorang Muslim dapat menjaga keimanannya dan terhindar dari perbuatan yang bisa merusak keyakinan. Artikel ini mengulas pengertian kufur, macam-macamnya, hingga contoh serta cara menghindarinya.

Pengertian Kufur Menurut Al-Qur’an dan Ulama

Kufur dalam Islam memiliki makna khusus yang dijelaskan dalam Alquran dan penjelasan para ulama. Dalam penelitian Iman dan Kufur karya Zulkifli Wahab, kufur diartikan sebagai sikap menolak kebenaran dari Allah setelah kebenaran itu sampai. Seseorang dianggap kufur bila secara sadar menolak iman atau menentang ajaran Allah.

Pandangan Kufur

Kufur diartikan sebagai menutup hati dari kebenaran atau mengingkari nikmat Allah. Sikap ini tidak hanya terbatas pada ucapan, namun juga dapat tercermin dalam perbuatan yang bertentangan dengan keimanan.

Macam-Macam Kufur dalam Islam

Pembahasan mengenai kufur tidak lepas dari ragam bentuknya dalam kehidupan sehari-hari. Dua jenis utama kufur sering dijelaskan dalam literatur Islam.

Kufur Akbar (Kufur Besar)

Kufur akbar adalah bentuk kekufuran yang menyebabkan seseorang keluar dari Islam. Contohnya adalah menolak rukun iman atau menyekutukan Allah secara terang-terangan.

Kufur Asghar (Kufur Kecil)

Jenis ini tidak mengeluarkan pelakunya dari Islam, namun tetap berdosa. Kufur kecil bisa berupa mengingkari nikmat Allah dalam hal-hal kecil atau tidak bersyukur atas karunia-Nya. Memahami perbuatan kufur dapat membantu seseorang mengenali bahaya sikap ini.

Contoh Kufur dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh perbuatan kufur di antaranya adalah tidak bersyukur atas rezeki, menganggap usaha sendiri sebagai sumber utama keberhasilan, atau terang-terangan menolak ajaran agama.

Dampak Kufur terhadap Keimanan

Sikap kufur dapat melemahkan keimanan dan menjauhkan seseorang dari rahmat Allah. Dalam jangka panjang, kufur besar bisa menyebabkan pelakunya kehilangan identitas sebagai Muslim.

Cara Menghindari Sikap Kufur

Agar terhindar dari kufur, seseorang perlu memperkuat keimanan dan memahami ajaran Islam secara utuh. Salah satu cara utama menghindari sikap kufur adalah dengan mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah, baik dalam keadaan lapang maupun sempit. Rasa syukur menjaga hati agar tidak mudah mengingkari karunia Allah dan mendorong seseorang untuk menggunakan nikmat tersebut di jalan yang diridai-Nya.

Langkah-langkah Memperkuat Iman

Salah satu langkah utama untuk memperkuat iman adalah memperbanyak ibadah wajib dan sunnah secara konsisten, seperti shalat tepat waktu, membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan berdoa. Ibadah yang dilakukan dengan khusyuk akan menumbuhkan kedekatan hati dengan Allah serta memperkuat keyakinan akan kehadiran dan pertolongan-Nya dalam setiap aspek kehidupan.

Kesimpulan

Kufur dalam Islam adalah sikap menolak kebenaran atau mengingkari nikmat Allah, dan memahami maknanya sangat penting bagi setiap Muslim. Terdapat dua bentuk utama kufur, yaitu kufur besar yang mengeluarkan pelaku dari Islam dan kufur kecil yang tetap membawa dosa. Dengan mengenali contoh perbuatan kufur, seseorang dapat lebih berhati-hati dan berupaya memperkuat keimanan agar terhindar dari bahaya kufur.
Reviewed by Ajid Fuad Muzaki S.Th.I
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.