Fakta-fakta HIV/AIDS di Mempawah Meningkat di 2025: Mayoritas Penderita Pria, Sebaran Merata
February 03, 2026 06:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Jumlah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Mempawah sepanjang tahun 2025 terungkap.

Hal itu diungkap Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Diskes PPKB) Kabupaten Mempawah baru-baru ini.

Sayang, angka temuan Diskes PPKB mengalami kenaikan meski tidak signifikan dibanding tahun 2024 lalu.

56 Kasus Ditemukan di 2025

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes PPKB Kabupaten Mempawah, Harun Arrasyid mengungkap jumlah kasus di 2025 meningkat menjadi 56 kasus dari 43 kasus yang muncul sepanjang 2024.

"Kasus HIV AIDS sepanjang tahun 2025 itu kalau dibandingkan dengan tahun 2024 memang ada sedikit mengalami peningkatan kasus. Di 2024 kasus baru yang ditemukan 43 kasus, sedangkan di tahun 2025 ada 56 kasus baru," ujar Harun, Senin 2 Februari 2026.

• Kaum Gay dan Pelanggan PSK Dominasi Temuan HIV-AIDS, Mempawah Hilir & Pinyuh Paling Banyak

Mayoritas Penderita Laki-laki

Harun mengungkap lagi dari jumlah tersebut, mayoritas penderita adalah laki-laki. 

Tercatat sebanyak 40 orang merupakan laki-laki dan 16 orang perempuan.

"Dari 56 kasus ini komposisinya yakni laki-laki 40 orang dan sisanya 16 orang adalah perempuan," jelasnya.

Lebih lanjut Harun menjelaskan, kasus HIV/AIDS yang ditemukan berasal dari sejumlah kelompok risiko.

Di antaranya pekerja seks komersial (PSK), pelanggan PSK, laki seks laki (LSL), waria, penderita tuberkulosis (TBC), anak yang tertular dari orang tua, serta ibu hamil.

"Kelompok risikonya cukup beragam, yakni PSK 1 orang, pelanggan PSK 8 orang, laki seks laki 8 orang, waria 2 orang, anak tertular dari orang tuanya 2 orang, serta ibu hamil 4 orang. Selain itu juga ada dari penderita TBC yang tubuhnya sangat rentan," terangnya.

• Sekda Mempawah Hadiri Ziarah Akbar ke-5 Yayasan Silat Sendeng Pukol Tujoh di Sungai Pinyuh

Sebaran Temuan Merata

Untuk sebaran wilayah, Harun menyebutkan bahwa temuan kasus hampir merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Mempawah.

Namun demikian, sebagian penderita diketahui berasal dari luar daerah.

"Pemetaan wilayahnya hampir tersebar di semua kecamatan di Kabupaten Mempawah, tetapi ada juga yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Mempawah," katanya.

Adapun rincian temuan kasus di wilayah Mempawah antara lain Sungai Kunyit 1 orang, Mempawah Hilir 7 orang, Sungai Pinyuh 7 orang, Anjongan 1 orang, Toho 2 orang, Segedong 5 orang, Sadaniang 3 orang, dan Jongkat 5 orang.

Sementara itu, penderita dari luar daerah meliputi Pontianak 25 orang, Kubu Raya 2 orang, Singkawang 1 orang, Bengkayang 2 orang, Sekadau 1 orang, Landak 1 orang, serta 16 orang berasal dari luar Provinsi Kalimantan Barat.

"Karena mereka berobat di Mempawah, maka saat pemeriksaan ditemukanlah kasus HIV AIDS. Walaupun identitasnya warga luar Kabupaten Mempawah dan luar Kalbar, itu tetap masuk sebagai temuan kasus baru HIV AIDS di Kabupaten Mempawah," tutup Harun.

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.