2 Kandidat Kuat Berebut Ketua Golkar Sulut, Ini Tanggapan Alfrets Takarendehang
February 03, 2026 11:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO - Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dipastikan berlangsung dinamis. 

Dua figur kuat dipastikan maju sebagai kandidat Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Utara periode 2026–2030, yakni Tonny Hendrik Lasut (THL) dan Michaela Elsiana Paruntu (MEP).

Dalam wawancara Tribunmanado Selasa (3/2/2026) kepada, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut, Alfrets Ronal Takarendehang memberikan pandangannya terkait figur, rekam jejak, serta peluang kedua kandidat.

Menurut Alfrets, Tonny Hendrik Lasut merupakan sosok yang sangat matang dan “paripurna” di tubuh Partai Golkar.

Paripurna berarti lengkap, utuh, atau sempurna.

Rekam jejak THL dinilai lengkap, baik dari sisi kepartaian, pemerintahan, maupun organisasi.

“Kalau THL, beliau ini sosok yang paripurna di Golkar. Empat kali menjadi pimpinan DPRD, satu kali menjabat Ketua DPRD, dan hampir 20 tahun menjadi anggota DPRD Minahasa Tenggara,” ujar Alfrets.

Ia menambahkan, perjalanan politik THL dimulai dari jenjang bawah hingga tingkat provinsi.

“Beliau mulai dari sekretaris kecamatan, ketua kecamatan, sekretaris kabupaten, ketua kabupaten, sampai sekretaris provinsi. Pengalamannya sangat lengkap,” tambahnya.

Selain itu, THL juga aktif di berbagai organisasi berskala nasional seperti Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Indonesia Off-road Federation (IOF).

Keberhasilannya memimpin Partai Golkar di Minahasa Tenggara juga dibuktikan dengan raihan kursi legislatif serta latar belakangnya sebagai pengusaha.

Sementara itu, terkait Michaela Elsiana Paruntu (MEP), Alfrets menyebut MEP sebagai figur perempuan Golkar yang memiliki rekam jejak politik, profesional, dan sosial yang kuat.

MEP diketahui maju pada Pemilu 2024 sebagai calon anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari Daerah Pemilihan Minahasa Selatan-Minahasa Tenggara (Minsel–Mitra) dan berhasil meraih satu kursi.

Selain berkiprah di dunia politik, Michaela juga dikenal sebagai dokter serta dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Di bidang pelayanan gereja, MEP tercatat aktif dan pernah memegang sejumlah posisi strategis, antara lain:

Ketua Remaja GMIM Imanuel Ranowangko (2018–2019)

Ketua Panitia Pemilihan KPRS GMIM Wilayah Amurang 1 (2018)

Ketua Panitia Perkemahan Pemuda GMIM Wilayah Amurang, Minahasa Selatan (2018)

Tak hanya di lingkup gereja, MEP juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, di antaranya Palang Merah Indonesia (PMI) Minahasa Selatan serta Gerakan Pramuka Minahasa Selatan.

Alfrets menegaskan bahwa kedua kandidat memiliki peluang yang sama untuk memenangkan Musda, tergantung pada dinamika dan konsolidasi dukungan dari Kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara.

Namun, berdasarkan komunikasi yang berkembang saat ini, dukungan mayoritas sementara disebut mengarah kepada THL.

“Dari teman-teman kabupaten dan kota, suara dukungan sementara yang kami dengar lebih dari 10 suara mengarah ke THL,” ungkap Alfrets Takarendehang.

Menutup pernyataannya, Alfrets berharap proses persaingan berjalan sehat dan tetap menjaga soliditas internal partai.

“Ini adalah proses demokrasi internal Partai Golkar. Harapan kami, siapapun yang terpilih nanti adalah sosok yang mampu mempersatukan, membesarkan, dan membawa Partai Golkar semakin maju dalam kepengurusan periode 2026-2030,” pungkasnya.

(TribunManado.co.id/Edu)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.