Ringkasan Materi Revolusi Menegakkan Panji-Panji NKRI Sejarah Kelas 11 SMA, Lengkap Contoh Soal HOTS
February 03, 2026 11:27 AM

SRIPOKU.COM - Proklamasi 17 Agustus 1945 bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan panjang. 

Bangsa Indonesia harus menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan kemerdekaan dari ancaman Sekutu dan Belanda (NICA) yang ingin kembali berkuasa.

Berikut adalah ringkasan materi lengkap untuk persiapan ujian Sejarah kelas 11 SMA materi Revolusi Menegakkan Panji-Panji NKRI beserta latihan soal HOTS 2026.

Baca juga: Contoh Soal Teks Eksplanasi Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP, Fenomena Sosial/Alam

1. Tantangan Awal & Pembentukan Pemerintahan

Pasca-proklamasi, Indonesia segera membentuk struktur pemerintahan untuk diakui sebagai negara berdaulat:

- Sidang PPKI (18-22 Agustus 1945): Menetapkan UUD 1945, memilih Soekarno-Hatta sebagai Presiden dan Wapres, serta membentuk KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat).

- Masalah Kedatangan Sekutu: Pasukan AFNEI datang untuk melucuti Jepang, namun mereka diboncengi NICA (Belanda) yang memicu ketegangan di berbagai daerah.

2. Strategi Perang Fisik: Mempertahankan Harga Diri

Rakyat Indonesia memilih angkat senjata saat kedaulatan diinjak-injak. Beberapa pertempuran ikonik antara lain:

- Pertempuran Surabaya (10 November 1945): Dipicu tewasnya AWS Mallaby. Semangat "Merdeka atau Mati" Bung Tomo menjadi simbol nasionalisme.

- Palagan Ambarawa (Desember 1945): Kemenangan gemilang Kolonel Sudirman menggunakan taktik Supit Urang (pengepungan rangkap) untuk mengusir Sekutu.

3. Strategi Diplomasi: Perjuangan di Meja Runding

Sadar bahwa kekuatan militer saja tidak cukup, Indonesia menempuh jalur diplomasi untuk mendapatkan pengakuan dunia internasional:

- Perjanjian Linggajati (1947): Belanda mengakui Jawa, Madura, dan Sumatera secara de facto.

- Perjanjian Renville (1948): Dilakukan di atas kapal AS. Wilayah RI semakin sempit akibat garis Van Mook, memicu kekecewaan rakyat.

- Perjanjian Roem-Royen (1949): Mengawali kembalinya pemerintahan RI ke Yogyakarta setelah Agresi Militer Belanda II.

4. KMB & Pengakuan Kedaulatan

Puncak dari diplomasi Indonesia adalah Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag (23 Agustus - 2 November 1949).

- Hasil Utama: Belanda menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat (RIS) paling lambat akhir Desember 1949.

- Masalah Papua Barat: Penyerahannya ditunda satu tahun (menjadi konflik berkepanjangan nantinya).

- Penyerahan Kedaulatan: Dilakukan serentak di Amsterdam dan Jakarta pada 27 Desember 1949.

Latihan Soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) 2026

Soal 1 (Analisis Strategi) 

Mengapa pemerintah Indonesia tetap memilih jalur diplomasi meskipun hasil perjanjian seperti Renville justru mempersempit wilayah Republik Indonesia?

A. Karena kekuatan militer Indonesia sudah habis total.

B. Untuk menarik simpati internasional dan membuktikan bahwa RI adalah negara yang cinta damai serta beradab.

C. Karena instruksi langsung dari Jepang agar tidak berperang.

D. Karena Belanda menjanjikan bantuan ekonomi jika Indonesia mau berunding.

Jawaban : B. Untuk menarik simpati internasional dan membuktikan bahwa RI adalah negara yang cinta damai serta beradab.

Soal 2 (Evaluasi) 

Kemenangan Kolonel Sudirman dalam Palagan Ambarawa dianggap sangat krusial bagi moral perjuangan bangsa. Apa faktor utama keberhasilan taktik Supit Urang saat itu?

A. Penggunaan senjata modern hasil rampasan dari Uni Soviet.

B. Koordinasi yang solid antara TNI dan laskar rakyat untuk mengepung musuh dari berbagai sisi.

C. Bantuan serangan udara dari sekutu Jepang yang membelot.

D. Belanda kekurangan logistik makanan karena musim hujan.

Jawaban : B. Koordinasi yang solid antara TNI dan laskar rakyat untuk mengepung musuh dari berbagai sisi.

Soal 3 (Koneksi Peristiwa) 

Apa dampak paling signifikan dari Konferensi Meja Bundar (KMB) terhadap status politik Indonesia di mata dunia?

A. Indonesia resmi menjadi bagian dari persemakmuran Belanda.

B. Berakhirnya masa revolusi fisik dan diakuinya kedaulatan Indonesia secara hukum internasional (de jure).

C. Soekarno diangkat menjadi presiden seumur hidup oleh PBB.

D. Seluruh wilayah Hindia Belanda langsung menjadi wilayah NKRI tanpa kecuali.

Jawaban : B. Berakhirnya masa revolusi fisik dan diakuinya kedaulatan Indonesia secara hukum internasional (de jure).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.