TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, tidak hanya dikenal dengan wisata alamnya saja.
Di Wonogiri, Tribuners bisa berwisata religi atau wisata spiritual untuk menenangkan pikiran.
Ya, Wonogiri dikenal sebagai salah satu kawasan bersejarah, di mana banyak petilasan-petilasan di sini.
Baca juga: 5 Rekomendasi Wisata Candi di Karanganyar Jateng : Cocok untuk Tenangkan Diri Sambil Belajar Sejarah
Bagi yang ingin memenuhi kebutuhan rohani, Wonogiri adalah tempat yang ideal.
Lokasinya jauh dari keramaian dan hingar bingar kendaraan bermotor.
Berikut 5 rekomendasi wisata religi di Wonogiri:
Objek wisata Kahyangan berada di Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, sekitar 50 km dari pusat kota Wonogiri.
Tempat ini diyakini sebagai lokasi Panembahan Senopati (Danang Sutawijaya), pendiri Kerajaan Mataram Islam, melakukan tirakat dan memperoleh wahyu.
Di sini pula konon Senopati mengadakan perjanjian spiritual dengan Ratu Laut Kidul.
Selain nuansa sakralnya, Kahyangan menawarkan suasana alami dengan gemericik air sungai, serta fasilitas ibadah, toilet, dan toko suvenir yang menjual benda-benda bertuah dari kayu maupun batu mulia.
Baca juga: 5 Rekomendasi Wisata Bersejarah Dekat Stadion Manahan Solo Jateng, Referensi Liburan Februari 2026
Terletak di Desa Singodutan, Kecamatan Selogiri, sekitar 6 km dari pusat kota Wonogiri.
Sendang Siwani merupakan petilasan Raden Mas Said (Pangeran Sambernyawa) saat melakukan perang gerilya melawan penjajah Belanda.
Konon, di sinilah beliau mendapatkan wahyu setelah melakukan tirakat kepada Sang Pencipta.
Kini, banyak pengunjung datang untuk meditasi dan berdoa agar keinginan mereka tercapai.
Baca juga: 5 Rekomendasi Wisata Alam di Wonogiri Jateng untuk Healing Akhir Pekan, Cocok Buat Cari Ketenangan
Berjarak sekitar 60 km dari pusat kota Wonogiri, Pantai Sembukan di Desa/Kecamatan Paranggupito terkenal sebagai pintu gerbang ke-13 Kerajaan Ratu Kidul.
Setiap tahun, masyarakat setempat menggelar Labuhan Ageng, tradisi larung kepala sapi ke laut sebagai bentuk rasa syukur atas berkah Tuhan.
Selain nilai spiritualnya, pantai ini juga memanjakan wisatawan dengan panorama laut selatan, tebing karst, dan bukit-bukit karst yang indah.
Berada di Dusun Ngampohan, Desa Platarejo, Kecamatan Giriwoyo, sekitar 50 km dari pusat kota.
Gua Maria Sendang Ratu Kenya menjadi tujuan spiritual bagi umat Kristiani.
Tempat ini menawarkan suasana tenang untuk perenungan dan doa, serta memiliki Sendang Ratu Kenya, yang dipercaya berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit.
Pada hari-hari tertentu, banyak peziarah dari luar Wonogiri datang untuk berdoa dan mengambil air suci dari sendang ini.
Baca juga: 5 Rekomendasi Wisata Budaya di Solo Jateng Selain Keraton, Bisa Lihat Pusaka Peninggalan Kerajaan
Objek wisata yang terletak di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, sekitar 40 km dari pusat kota.
Wisata ini memadukan keindahan alam dengan nilai spiritual tinggi.
Terdapat tiga air terjun bertingkat: Tejo Moyo, Manik Moyo, dan Condro Moyo.
Selain itu, pengunjung juga dapat menjumpai petilasan Raden Mas Said (Batu Besi) dan Sendang Drajat yang dipercaya mengandung aura kewibawaan.
Ada pula Sendang Nglambreh untuk awet muda, Sendang Kanestren untuk yang mencari jodoh, serta Pertapaan Girimanik yang konon menjadi tempat meditasi Raden Mas Said dan Raja Airlangga.
(*)