TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan Riau mulai menyusun strategi untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pangan menjelang bulan ramadhan tahun 2026.
Hal itu untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok penting menjelang bulan puasa.
Selain itu, memastikan ketersediaan komoditas pangan di pasaran tetap terjaga.
"Sejak kemarin kami sudah rapat bersama OPD yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah.
Topik utamanya terkait menyambut bulan puasa ini," tutur Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM Pelalawan, Hanafie kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (3/2/2026).
Dalam tim TPID terlibat beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengurusi masalah bahan pangan dan perdagangan serta ketersediaan kebutuhan pokok. Sehingga pengendalian inflasi dengan menjaga stabilitas harga bisa terwujud selama ramadhan.
Ada beberapa langkah yang akan diambil tim TPID sebelum memasuki bulan puasa diantaranya menggelar Operasi Pasar (OP) beberapa hari jelang ramadhan.
Agar masyarakat bisa membeli bahan pokok penting dengan harga lebih murah dari pasaran.
Dengan menggandeng Badan Urusan Logistik (Bulog) dan instansi vertikal lainnya untuk menyediakan bahan pangan yang dibutuhkan warga.
Baca juga: Pencuri Kotak Infak Ditangkap Aparat Kepolisian Polsek Bangko, Residivis Kasus yang Sama
Baca juga: Puluhan Pengemudi Truk ODOL Ditindak Dalam Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 di Pekanbaru
"Rencananya di Pangkalan Kerinci operasi pasar murah. Jika memungkinkan, kita akan gelar juga di kecamatan lain," ujar Hanafie.
Pihaknya juga akan mengelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke distributor hingga gudang pangan yang ada di Pelalawan. Hal ini sebagai sarana komunikasi dengan para pelaku pasar agar ikut menstabilkan harga dan pasokan pangan.
"Jika tidak ada kendala pengkutan akibat bencana banjir dan longsor dari daerah penghasil, biasanya harga tetap stabil dan pasokan tetap lancar," tandas Hanafie.
Diskoperindag mengimbau para distributor dan pemasok bahan pokok makanan untuk tetap menjaga stabilitas harga. Serta mempertahankan pemenuhan stok kebutuhan makanan kepada masyarakat. Diminta agar tidak mempermainkan harga maupun ketersediaan pangan untuk mencari keuntungan pribadi maupun kelompok.
"Kita tekankan para distributor dan pemilik gudang pangan, jangan bermain dengan kondisi ini. Mari sama-sama kita jaga," tandasnya.
Secara umum harga bahan pokok di Pelalawan masih relatif stabil. Kondisi ini sesuai dengan hasil pengecekan tim Diskoperindag Pelalawan setiap hari di Pasar Baru Pangkalan Kerinci. Belum ada lonjakan harga yang mencolok sejak awal Februari ini.
(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)