Bukan Soal Mens Rea, Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan di Bareskrim Polri
February 03, 2026 12:49 PM

TRIBUNBENGKULU.COM - Mahfud MD sempat mengungkapkan bahwa Pandji Pragiwaksono tidak akan bisa dipidanakan soal penampilannya di stand up comedy bertajuk Mens Rea. 

Meski materi roastingnya banyak dikecam, namun tidak ada alasan bahwa Pandji bisa di penjarakan. 

Sebab Mens rea ditayangkan di Netflix pada Desember 2025 lalu sementara aturan KUHP baru berlaku pada 2 Januari 2026. 

Selain itu, materi tersebut dianggap sebagai bentuk kritik komedi, bukan penghinaan pidana, dan tidak memenuhi unsur niat jahat (mens rea). 

Namun kini Pandji Pragiwaksono dipanggil ke Bareskrim Polri untuk menjawab 48 pertanyaan. 

Rupanya Pandji diperiksa bukan kasus Mens Rea melainkan kasus dugaan penghinaan dan ujaran bernuansa SARA terhadap masyarakat Toraja.

Pandji sudah menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/1/2026).

Komika tersebut diperiksa penyidik Dittipid Siber Bareskrim Polri. 

Pandji didampingi kuasa hukumnya Haris Azhar.

"Betul, (Pandji diperiksa) terkait laporan tentang adat Toraja," kata Kasubdit I Kasubdit I Dittipid Siber Bareskrim Polri, Kombes Rizki saat dihubungi, Senin (2/2/2026).

Adapun Rizki mengatakan jika Pandji diperiksa sebagai saksi terlapor dalam kasus yang saat ini sudah naik ke tahap penyidikan.

Meski begitu, ia tak merinci tindak lanjut soal kasus tersebut. Termasuk soal apakah penyidik akan langsung melakukan gelar perkara penetapan status tersangka atau tidak.

"Betul (sebagai saksi). Kasusnya penyidikan. Nanti kita update ya," singkatnya.

Diperiksa 48 Pertanyaan
 Pandji Pragiwaksono memenuhi panggilan penyelidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri soal kasus dugaan penghinaan dan ujaran bernuansa SARA terhadap masyarakat Toraja.

Pandji diperiksa, diajukan 48 pertanyaan oleh penyidik

Kepada wartawan, Pandji menyatakan sudah berdialog dengan perwakilan masyarakat untuk menyelesaikan persoalan.

"Pembicaraan sudah berlanjut nanti kita lihat saja seperti apa lagi nunggu kesempatan," tuturnya.

Pandji mengatakan akan mengikuti saja proses penyelidikan.

"Pokoknya saya dipanggil, saya ditanya, saya jawab, wartawan nyetop saya berhenti," tukasnya.

Pihaknya menganggap proses hukum yang dihadapi sebagai konsekuensi logis.

Pandji memahami hasil karya materi stand up akan mendapatkan beragam respons termasuk soal materi Mens Rea.

Diketahui, Aliansi Pemuda Toraja melaporkan Komika Pandji Pragiwaksono ke Bareskrim Polri atas dugaan penghinaan dan ujaran bernuansa SARA terhadap masyarakat Toraja.

Laporan polisi terhadap Pandji teregister dengan nomor 01/LP/APT/XI/2025 pada Senin (3/11/2025).

"Kami membuat laporan untuk kepentingan masyarakat Toraja," kata Ricdwan Abbas Bandaso saat dikonfirmasi, Selasa (4/11/2025)

Dalam laporan itu, pelapor membawa sejumlah barang bukti berupa link Youtube, foto screen shot, dan sejumlah bukti lainnya.

Ricdwan menilai Pandji sebagai tokoh masyarakat telah rasis, melecehkan, dan merendahkan martabat masyarakat Toraja saat membawakan materi stand up comedy. 

Videonya diunggah di kanal YouTube Pandji Pragiwaksono dengan judul Uang VS Pendidikan. 

Video itu kini viral di berbagai platform media sosial.

Dalam cuplikan video veredar, Pandji menjadikan ritual pemakaman Suku Toraja sebagai bahan olok-olokan dan membuat peserta menertawakan ritual adat Toraja. 

Terlapor menceritakan, tradisi pemakaman sangat mahal hingga membuat sebagian warga jatuh miskin. 

Akibat mahalnya biaya pemakaman juga kata dia, banyak keluarga yang akhirnya membiarkan jenazah disimpan di rumah.  

Ricdwan mengungkapkan, pernyataan ini menyesatkan dan menyakiti harga diri serta kehormatan adat Toraja yang telah diwariskan dari turun temurun. 

Pandji Roasting Gibran 

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diroasting oleh Komika Pandji Pragiwaksono dalam pertunjukan Mens Rea. 

Sebagai informasi, Mens Rea merupakan pertunjukan stand-up comedy Pandji Pragiwaksono yang sebelumnya digelar dalam format tur di 10 kota sepanjang 2025. 

Puncak tur berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, dengan kapasitas hingga 10.000 penonton, dan disebut-sebut sebagai pertunjukan komedi tunggal terbesar di Asia Tenggara.

Kini, Mens Rea dapat disaksikan secara penuh dan tanpa sensor melalui platform Netflix.

Nah, baru-baru ini viral materi stand-up comedy spesial "Mens Rea" karya Pandji Pragiwaksono yang menyinggung fisik mata Wapres Gibran 'mata ngantuk'.  

Adapun roasting Pandji kepada Gibran berlangsung saat gelaran stand-up comedy bertajuk 'Mens Rea' di Indonesia Arena, Jakarta Pusat, pada 30 Agustus 2025 lalu.

Kini, show Pandji tersebut sukses menempati posisi #1 di Top 10 Acara Netflix Indonesia sejak rilis pada Sabtu, (27/12/2025) lalu.

Setelah tayang di Netflix, Show Mens Rea viral dan mendapat kecaman keras dari berbagai kalangan. 

Salah satunya penyanyi sekaligus dokter bedah plastik, Tompi mengatakan teguran keras bahwa menertawakan kondisi medis bernama Ptosis bukanlah bentuk kritik yang cerdas.

Namun, di tengah viralnya soal ini,  Gibran justru menunjukkan respons yang berkelas dalam unggahan video terbarunya. 

Tampak Gibran bersama para seniman ternama seperti Rossa, Maudi Ayunda, Iko Uwais, Tompi, D'masiv, Melany Richardo dan masih banyak lagi, mereka kompak untuk membantu para korban bencana di Sumatera. 

Dengan cara melalui pertunjukan budaya, penggalangan dana, hingga berbagai inisiatif kemanusiaan lainnya, seperti konser amal “100 Musisi Heal Sumatra” serta dukungan dari insan perfilman melalui penyaluran donasi dari pendapatan film Timur.

Untuk itu Gibran pun mengucapkan terimakasih yang mendalam atas rasa kemanusiaan yang dilakukan oleh para seniman  Indonesia. 

"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para seniman dan budayawan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia yang telah menunjukkan kepedulian dan empati mendalam melalui aksi kemanusiaan untuk membantu Saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra," tulis Gibran pada Selasa, (6/1/2026). 

Dalam kesempatan yang sama, Gibran menegaskan bahwa jika kita bersatu maka bangsa ini akan jauh lebih baik. 

"Sejarah membuktikan, dengan bersatu, bangsa ini selalu bisa bangkit dan lebih baik," tutupnya. 

Baru beberapa menit setelah diunggah, unggahan Gibran pun langsung ramai diserbu beragam komentar. 

"Bukan yang cuma bisa stand up,ininih aksi nyata membantu, bukan melawak,"

"panji apa yg sudah d dedikasikan buat negriini?," 

"Mantab Mas Wapres dan Para Seniman,"

Tulis netizen dengan beragam reaksi di kolom komentar. 

Bayaran Fantastis Pandji di Mens Rea 

Saat tampil di podcast YouTube Juan & Eve, Pandji sempat buka-bukaan mengenai pendapatannya dari Mens Rea.

"Berapa pendapatan lo dari show Mens Rea in total?," tanya Juan dikutip dari YouTube Juan & Eve, Selasa (6/1/2025).

Awalnya Pandji tidak mengungkap secara pasti nominal pendapatannya.

Ia hanya memastikan belum ada komika di Indonesia yang pendapatannya fantastis setara dengan  pendapatan dari Mens Rea.

"Pokoknya gue bisa bilang, tidak ada satupun komika di Indonesia yang bayarannya sebesar bayaran gue untuk Mens Rea," papar Pandji.

Juan mendesak Pandji untuk membocorkan nominal pendapatan secara jelas.

Pandji kemudian memberi clue lewat berapa jumlah nol dalam pendapatannya.

Juan pun kaget mendapati fakta bahwa pendapatan Pandji mencapai miliaran.

"Anj**, di atas Rp 1 M," seru Juan kaget.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.