Misteri Temuan Mayat Bayi di Desa Tanjung Beringin, Polres Kubu Raya Buru Orangtua Korban
February 03, 2026 02:24 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA  – Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya menyelidiki penemuan jasad bayi laki-laki di perairan Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu 28 Januari 2026.

Jasad bayi yang diperkirakan baru berusia satu hari tersebut ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan, mengapung tanpa busana dengan tali pusar yang masih menempel di tubuhnya.

Peristiwa bermula sekira pukul 15.00 WIB, saat seorang warga bernama Epinto hendak berangkat kerja menggunakan perahu motor (kato).

Saat melintas di aliran sungai yang berjarak sekitar 100 meter dari kediamannya, pandangannya tertuju pada objek yang menyerupai boneka mengapung di sisi kiri sungai.

Merasa curiga setelah melihat adanya rambut pada objek tersebut, Epinto segera memanggil rekannya, Deri dan Anser, untuk memastikan temuan itu menggunakan dayung.

Setelah dipastikan bahwa objek tersebut adalah jenazah manusia, para saksi mengamankan jasad bayi tersebut agar tidak terbawa arus dengan mengikatnya ke tepi sungai menggunakan tongkat bambu dan tali nilon.

Temuan ini kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat dan Tim Sosial MTI, sebelum akhirnya diteruskan ke pihak Polsek Batu Ampar.

Kapolsek Batu Ampar, Iptu Fahrizal, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mengonfirmasi adanya penemuan mayat bayi tersebut.

Lokasi penemuan diketahui berada di perairan Desa Tanjung Beringin, tepatnya sekitar 200 meter dari SD Negeri 19 Batu Ampar, yang merupakan daerah perbatasan antara Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Sanggau.

"Benar, telah ditemukan jenazah bayi berjenis kelamin laki-laki yang diperkirakan berusia satu hari. Kondisinya saat ditemukan tanpa pakaian dan tali pusar masih melilit, belum dipotong," ujar Ade, Selasa 3 Februari 2026.

Ade menegaskan bahwa saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas orangtua bayi yang diduga sengaja membuang darah dagingnya tersebut ke sungai.

"Kami menduga bayi ini sengaja dibuang oleh orang tuanya sesaat setelah dilahirkan. Saat ini, tim penyidik dari Polsek Batu Ampar bersama Satreskrim Polres Kubu Raya sedang melakukan pendalaman di lapangan, termasuk mendata warga sekitar maupun di wilayah perbatasan yang baru saja melahirkan," tegas Ade.

• Polisi Masih Selidiki Penemuan Mayat Bayi di Tempat Sampah Jalan Ketapang Pontianak Selatan

Usai dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal, jenazah bayi tersebut langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara di Pontianak menggunakan sarana transportasi air (speed boat) dengan pengawalan ketat personel Polsek Batu Ampar untuk keperluan otopsi dan visum.

Polisi mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait aktivitas mencurigakan atau mengetahui adanya warga yang menunjukkan gelagat tidak wajar pasca-melahirkan untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. 

Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!! 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.