TRIBUNPEKANBARU.COM,KUANSING - Harga karet di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) pada pekan ini nyaris tembus Rp 15.000 per kilogramnya.
Kenaikan tersebut terjadi setelah stabilnya harga karet dalam dua pekan ini.
Pada pekan ini produksi karet mencapai 14 ton per hari dengan harga Rp 14.975 per kilogramnya.
Pada pekan sebelumnya, produksi harian sebanyak 13 ton dengan harga Rp 14.725 per kilogramnya.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak), Kuansing, Andriyama Putra, Selasa (3/2/2026) mengatakan, kenaikan harga karet pada pekan ini mencapai Rp 250 per kilogramnya jika dibandingkan pekan lalu.
"Ini adalah kabar baik bagi petani, beberapa bulan ini harga karet di tingkat lelang bertahan di atas Rp 14 ribuan," ujar Andriyama.
Ia berharap petani karet di Kuansing dapat mempertahankan kualitas produksinya agar harga jual karet tetap tinggi.
Selain itu, petani karet juga diminta untuk mempertahankan tanaman karetnya di tengah masifnya alih fungsi lahan karet ke sawit.
Baca juga: Harga Karet di Kuansing Stabil, Produksi Merangkak Naik
Baca juga: Harga Naik di Awal 2026, Produksi Karet di Kuansing Malah Anjlok di Titik Terendah
"Kita berharap rata-rata produksi karet dari Kuansing 30 ton per hari. Jika dapat lebih dari itu," ujar Andriyama.
Selain karet, harga sawit rakyat (swadaya) di Kuansing juga mengalami kenaikan.
Untuk sawit usia 3 tahun di harga 2.742,39 per kilogramnya.
Periode sebelumnya, harga sawit swadaya untuk usia 3 tahun di harga Rp 2.696,31 per kilogram.
"Begitu juga denga harga sawit di usia 4 hingga 20 tahun, ada kenaikan harga," ungkap Andriyama.
( Tribunpekanbaru.com / Guruh BW)