2 Jembatan Gantung di OKI Mulai Dikerjakan, Permudah Akses Warga di Daerah Perairan yang Terisolir
February 03, 2026 03:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Memacu denyut nadi perekonomian di wilayah perairan dan pelosok, Kodim 0402/OKI kini tengah mengebut pembangunan dua jembatan gantung strategis Desa Embacang, Kecamatan Mesuji Raya dan Desa Kuala Dua Belas, Kecamatan Tulung Selapan, OKI, Sumsel.

Proyek infrastruktur yang menjadi tumpuan mobilitas warga itu, ditarget mampu memutus isolasi geografis yang selama ini menghambat akses pendidikan dan kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir

Saat dikonfirmasi Dandim 0402/OKI, Letkol Inf Gunawan Wibisono menyebut pembangunan pertama menyasar Sungai Dabuk di Desa Embacang yang merupakan teritorial Koramil 402-09/Mesuji.

"Jembatan ini menjadi penghubung vital bagi warga sekitar dengan spesifikasi panjang 100 meter, lebar 2 meter. Bentang sungai 30 meter dan realisasi fisik sudah 12 persen,"

"Petugas tengah merakit ponton drum, membuat rangka besi tiang pylon, serta menyiapkan bekisting untuk tiang tambatan," ujarnya saat dihubungi pada Selasa (3/2/2026) siang.

Baca juga: Bupati Panca Dampingi Gubernur Herman Deru Tinjau Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Ogan Ilir

Baca juga: 9 Warga Alami Luka Berat Pasca Jembatan Gantung di Kisam Ilir OKU Selatan Putus

Dikatakan lebih lanjut, tantangan lebih besar justru terjadi Desa Kuala Dua Belas dibawah pengawasan Koramil 402-11/Tulung Selapan.

"Jembatan diproyeksikan jadi salah satu sarana penyeberangan terpanjang di OKI dengan panjang 120 meter, lebar 1,5 meter dan bentang sungai 120 meter. Saat ini progres fisik 10,5 persen," 

"Fokus utama saat ini adalah tahap pabrikasi baja yang akan menjadi struktur utama jembatan agar kokoh melintasi sungai yang lebar," imbuhnya.

Dengan progres tersebut, Letkol Inf Gunawan menegaskan proyek ini bagian dari pengabdian tanpa batas TNI untuk rakyat. Menurutnya, infrastruktur yang mumpuni kunci utama kesejahteraan.

"Kami berupaya mempercepat infrastruktur untuk mempermudah akses pendidikan, kesehatan dan  perdagangan. Selama ini daerah tersebut terhambat akses dan inilah tugas kami  hadir memberikan solusi," paparnya.

Meski tengah menghadapi adanya tantangan cuaca, Dandim berharap pengerjaan berjalan sesuai jadwal, tak abai faktor keamanan (safety).

"Semoga cuaca dapat mendukung sehingga segera rampung. Saya berpesan kepada seluruh personel di lapangan tetap mengutamakan faktor keamanan dalam bekerja," pungkasnya.

 

 

Ikuti dan bergabung dalam saluran wahtsapp Tribunsumsel.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.