Polisi Kirim Undangan Klarifikasi Pandji Pragiwaksono, Dijadwal Jumat Depan 
February 03, 2026 03:32 PM

 

SURYA.co.id SURABAYA -  Komika Pandji Pragiwaksono bakal diperiksa Polda Metro Jaya, terkait dugaan penistaan agama di dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea. 

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan Selasa (3/2/2026).

Untuk pemeriksaan itu Kombes Budi menyebut penyidik telah mengirimkan surat undangan kepada terlapor Pandji Pragiwaksono.

Jadwal pemeriksaan rencananya digelar Jumat (6/2/2026).

Pemeriksaan terhadap Pandji ini merupakan yang pertama kali dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Baca juga: Sosok Mahasiswa Malang yang Ikut Laporkan Pandji Pragiwaksono Soal Penghinaan dan Penistaan Agama

"Iya undangan klarifikasi untuk Jumat 6 Februari 2026 jam 10.00 WIB," singkat Kombes Budi.

Ada Enam Laporan Polisi 

Penyelidik Polda Metro Jaya telah menggali keterangan saksi dan ahli perihal kasus yang menimpa Pandji Pragiwaksono.

Total ada enam laporan polisi (LP) yang diterima oleh Polda Metro Jaya.

Laporan itu datang dari beberapa pihak yang mengatasnamakan dirinya organisasi masyarakat dan individu.

Pihak kepolisian juga turut memeriksa ahli bahasa dan ITE.

Baca juga: Pelapor Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya Ternyata Bukan Bagian dari Muhammadiyah Maupun NU

Saksi-saksi yang melihat dan mendengar langsung peristiwa yang dilaporkan juga sudah dimintai keterangannya.

Selain itu barang bukti berupa rekaman video materi Mens Rea dicek lebih lanjut untuk memastikan tidak ada rekayasa atau editing lalu dipersesuaikan. 

Barang bukti dibawa ke lembaga yang memiliki sertifikasi laboratorium digital forensik.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menerangkan ada lebih dari satu laporan polisi yang diterima terkait materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.

Tercatat sudah ada 3 LP dan 2 pengaduan masyarakat yang berhubungan dengan konten tersebut.

Dari total keseluruhan laporan, tim penyelidik telah memeriksa sedikitnya 10 orang saksi dan ahli.

Pemeriksaan dilakukan terhadap pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan konten yang dilaporkan. 

Adapun pemeriksaan lanjutan terhadap saksi maupun ahli lain masih akan dijadwalkan guna memperdalam substansi perkara.

"Saat ini kami sedang melakukan proses permintaan keterangan terhadap para saksi kemudian beberapa ahli yang berhubungan dengan konten yang dipublish tersebut," ungkapnya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (20/1/2026).

Iman mengaku belum dapat mengungkap secara detail materi yang dipersoalkan oleh para pelapor. 

Fokus kepolisian kini pada pengumpulan keterangan.  "Kalau berkaitan dengan substansi kami tidak jawab," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.