Pernah Hiasi Layar Kaca, Inilah Profil Friderica Widyasari Dewi dan Perjalanan Kariernya
Grid February 03, 2026 03:34 PM

NOVA.id - Nama Friderica Widyasari Dewi disorot usai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjuknya sebagai Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK pada Sabtu (31/1/2026) lalu.

Penunjukan ini dilakukan menyusul gejolak di pasar saham yang ditandai dengan ambruknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang berujung pada pengunduran diri sejumlah petinggi OJK.

Dalam situasi tersebut, Friderica Widyasari Dewi dipercaya untuk mengisi kekosongan pimpinan demi menjaga kesinambungan tugas dan fungsi lembaga pengawas sektor jasa keuangan itu.

Menariknya, sebelum dikenal sebagai tokoh penting di sektor keuangan, sosok yang akrab disapa Kiki Widyasari ini sempat mencicipi dunia hiburan dan tampil di layar kaca.

Profil Friderica Widyasari Dewi

Friderica Widyasari Dewi lahir di Cepu, Jawa Tengah, pada 28 November 1975. Ia beragama Islam dan berzodiak Sagitarius.

Dalam kehidupan pribadi, Kiki menikah dengan Komjen Pol. Eddy Hartono yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan dikaruniai satu orang anak.

Riwayat pendidikannya terbilang kuat. Ia meraih gelar sarjana ekonomi dari Universitas Gadjah Mada pada 2001, kemudian melanjutkan studi magister di California State University dan memperoleh gelar Master of Business Administration pada 2004.

Pada 2019, Kiki kembali ke UGM untuk menyelesaikan pendidikan doktoral di bidang Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan.

Pernah Aktif di Dunia Hiburan

Sebelum dikenal sebagai seorang profesional di bidang keuangan, Friderica Widyasari Dewi sempat terjun ke dunia hiburan.

Ia pernah membintangi sejumlah sinetron populer seperti Bulan Masih Perawan, Angling Darma, Panji, dan Doaku Harapanku. Pengalaman inilah yang membuat namanya cukup dikenal publik pada masanya.

Ia juga pernah menjadi model beberapa majalah nasional.

Namun, setelah menuntaskan pendidikan S2, Kiki memilih fokus membangun karier profesional di bidang ekonomi dan keuangan.

Jejak Karier di Pasar Modal dan Keuangan

Karier Friderica Widyasari Dewi dimulai dari dunia akademik. Ia sempat menjadi dosen tamu dan asisten dosen di berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Indonesia, Universitas Katolik Atma Jaya, Universitas Trilogi, hingga California State University.

Pada 2005, Kiki mulai aktif di industri pasar modal dengan bergabung di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dari posisi awal sebagai Satuan Tugas Koordinator Pemasaran, kariernya terus berkembang hingga dipercaya menjabat sebagai Kepala Departemen Komunikasi, Sekretaris Perusahaan, dan Direktur Pengembangan BEI pada periode 2009–2015.

Di sela perjalanannya, ia juga sempat menjabat sebagai Komisaris Tim Manajemen Risiko PT PLN serta staf khusus di Kementerian Keuangan pada 2008.

Setelah lebih dari satu dekade di BEI, Kiki melanjutkan kiprah di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Ia menjabat sebagai Direktur pada 2015–2016, lalu dipercaya sebagai Ketua Dewan Direksi KSEI pada 2016–2019.

Kariernya berlanjut ke industri sekuritas. Pada periode 2020–2022, Friderica Widyasari Dewi menjabat sebagai Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas.

Selanjutnya, ia ditunjuk sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK yang membidangi Edukasi dan Perlindungan Konsumen untuk periode 2022–2026, sebelum akhirnya dipercaya menjadi pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.

Untuk menunjang profesionalismenya, Kiki juga mengantongi sertifikat Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) yang diterbitkan OJK pada 2019.

Memiliki Harta Rp85 Miliar

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Januari 2025, total kekayaan Friderica Widyasari Dewi tercatat sebesar Rp85.342.861.179 atau sekitar Rp85 miliar.

Sebagian besar hartanya berupa aset tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah wilayah seperti Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, Bogor, Yogyakarta, Badung, dan Bekasi dengan total nilai sekitar Rp82,8 miliar.

Selain itu, ia juga memiliki satu unit mobil Mercedes Benz Sedan tahun 2018 senilai Rp700 juta, harta bergerak lainnya, serta kas dan setara kas lebih dari Rp1,1 miliar. Nilai tersebut telah dikurangi utang sebesar Rp1,8 miliar.

Dengan latar belakang lintas bidang, mulai dari dunia hiburan, akademisi, pasar modal, hingga regulator, Friderica Widyasari Dewi kini menjadi figur penting dalam kepemimpinan OJK di tengah dinamika sektor keuangan nasional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.