Ledakan Diduga Bom Rakitan Gegerkan SMPN 3 Sungai Raya, Pelaku Ditangkap Polisi
February 03, 2026 03:54 PM

 

PROHABA.CO, KUBU RAYA – Suasana mencekam sempat terjadi di SMP Negeri 3 Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa (3/2/2026), akibat ledakan yang diduga berasal dari bom rakitan. 

Suara keras tersebut mengejutkan para siswa dan guru, sehingga memicu kepanikan dan para murid ketakutan.

Peristiwa terjadi sesaat setelah jam istirahat berakhir.

Para siswa yang baru kembali ke kelas tiba-tiba dikejutkan oleh ledakan dari area sekolah.

“Kejadiannya pas baru masuk setelah istirahat, Bang.

Tiba-tiba terdengar suara ledakan,” ujar Bayu, salah satu murid kelas 9E dikutip Tribunpontianak.co.id.

Suara ledakan tersebut sontak memicu kepanikan massal.

Ia menambahkan, banyak siswa berhamburan keluar kelas untuk menyelamatkan diri, bahkan ada yang naik ke atas meja karena panik ketakutan.

Kondisi panik serupa juga dibenarkan oleh petugas keamanan sekolah, Abdullah.

Ia mengaku mendengar beberapa kali suara ledakan, namun awalnya mengira hanya suara petasan atau perayaan kecil siswa.

“Saya dengar ledakan beberapa kali. Awalnya saya kira anak-anak lagi rayakan ulang tahun atau apa.

Baca juga: Ledakan Terjadi di Masjid SMAN 72 Jakarta, Tim Gegana Diterjunkan ke Lokasi

Baca juga: Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia: Maarten Paes Gabung Ajax, Ivar Jenner Tanpa Klub

Tapi tiba-tiba ada teriakan minta tolong, baru kami sadar ada yang tidak beres,” ungkap Abdullah.

Menanggapi kejadian itu, pihak sekolah segera menghubungi aparat kepolisian untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Demi keselamatan, seluruh murid dipulangkan lebih awal.

Hingga saat ini, polisi telah mengamankan terduga pelaku dan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

Pelaku teror di SMPN 3 Sungai Raya, Kubu Raya, Kalbar akhirnya ditangkap aparat kepolisian.

Tak lama setelah kejadian yang sempat menimbulkan kepanikan dan situasi mencekam di SMPN 3 Sungai Raya akibat ledakan bom rakitan pelaku langsung diamankan.

Belum ada keterangan lebih lanjut dari aparat berwenang tekait pelaku dan motif aksi teror yang dilakukan pelaku di SMPN 3 Sungai Raya.

Melansir pantauan Tribun Pontianak di lapangan juga menunjukan beberapa kelas diberi garis polisi atau police line guna penyelidikan lebih lanjut.

Beberapa ruang kelas juga dipasang garis polisi (police line) untuk kepentingan penyidikan.

Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai motif dan jenis benda yang diduga sebagai bom rakitan.

Namun, pengamanan ketat terus dilakukan untuk memastikan kondisi sekolah aman bagi siswa dan staf.

Baca juga: Kondisi Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta, 33 Masih Dirawat dan 21 Sudah Boleh Pulang

Baca juga: Ledakan Tabung Oksigen di Aceh Barat Tewaskan Dua Pekerja, Satu Luka Parah

Baca juga: Haji Ruslan Daud Pimpin DPW PKB Aceh 2026–2031, Gantikan Irmawan

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.