Kepala BNN Minta Tambahan Anggaran Rp 1,39 T: Buat Tekan Pertumbuhan Narkoba
kumparanNEWS February 03, 2026 05:19 PM
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto mengusulkan penambahan anggaran BNN pada tahun 2026. Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2).
Suyudi menjelaskan BNN saat ini memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp 1,39 triliun. Namun, BNN mengusulkan tambahan anggara agar total pagu anggaran 2026 jadi Rp 2,9 triliun.
“Kami bermaksud mengusulkan penyesuaian postur anggaran BNN yang berdampak nasional, dengan total tambahan anggaran sebesar Rp 1,39 triliun,” kata Suyudi.
Kepala BNN, Komjen Pol Suyudi Ario Seto saat Raker dengan Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Foto: YouTube/ TVR Parlemen
zoom-in-whitePerbesar
Kepala BNN, Komjen Pol Suyudi Ario Seto saat Raker dengan Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Foto: YouTube/ TVR Parlemen
Menurutnya, penyesuaian anggaran itu diarahkan untuk mempertajam program BNN agar lebih efektif menekan laju pertumbuhan penyalahgunaan narkotika, khususnya pada kelompok usia rentan.
“Penyesuaian ini kami arahkan sepenuhnya untuk menajamkan program, agar setiap rupiah benar-benar bekerja menekan pertumbuhan penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.
Dengan tambahan tersebut, Suyudi menyebut total usulan pagu anggaran BNN pada tahun anggaran 2026 menjadi Rp 2,9 triliun.
“Dengan penambahan tersebut, total usulan pagu alokasi anggaran BNN tahun anggaran 2026 menjadi sebesar Rp 2,9 triliun,” jelasnya.
Petugas BNN memeriksa barang bukti saat melakukan penggeledahan saat penggerebakan lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba di Kampung Berlan, Jalan Kesatrian, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (25/11/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas BNN memeriksa barang bukti saat melakukan penggeledahan saat penggerebakan lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba di Kampung Berlan, Jalan Kesatrian, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (25/11/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Ia menambahkan, peningkatan anggaran diharapkan dapat menjaga kesinambungan program strategis BNN, memperkuat layanan kepada masyarakat, serta memastikan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba tetap berjalan efektif secara nasional.
Selain itu, Suyudi menyampaikan anggaran tersebut juga akan digunakan untuk memperluas jangkauan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
“Pada tahun 2026, BNN berencana melaksanakan sosialisasi bahaya narkoba secara masif dengan melibatkan pimpinan dan seluruh anggota Komisi III DPR RI,” kata Suyudi.
Ia berharap para anggota DPR dapat terlibat langsung dalam kegiatan penyuluhan bahaya narkoba di daerah pemilihan masing-masing bersama BNN.
“Untuk turun langsung dan aktif berpartisipasi bersama BNN dalam memberikan penyuluhan bahaya narkoba kepada masyarakat di wilayah atau daerah pemilihan masing-masing,” pungkasnya.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.