Tak Hanya Skincare, Ini 7 Makanan Kaya Antioksidan yang Bikin Kulit Awet Muda
February 03, 2026 05:03 PM

SERAMBINEWS.COM - Penuaan kulit merupakan proses alami yang tak terpisahkan dari perjalanan usia.

Seiring waktu, kulit akan mengalami perubahan seperti munculnya keriput, kulit tampak kusam, hingga menurunnya elastisitas.

Namun, kabar baiknya, proses penuaan kulit bisa diperlambat.

Bukan hanya dengan perawatan dari luar, tetapi juga melalui asupan nutrisi yang tepat dari dalam tubuh.

Pola makan yang kaya antioksidan dan bersifat antiinflamasi berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit agar tetap tampak segar dan awet muda.

Antioksidan membantu melawan radikal bebas penyebab kerusakan sel kulit, sementara sifat antiinflamasi membantu meredakan peradangan yang dapat mempercepat penuaan.

Dilansir dari TribunHealth.com, berikut tujuh jenis makanan yang dikenal kaya antioksidan dan antiinflamasi untuk mendukung penuaan kulit yang lebih sehat.

1. Alpukat

Manfaat buah alpukat
Manfaat buah alpukat (freepik/DC Studio)

Alpukat menjadi salah satu buah favorit dalam pola makan sehat. Kandungan lemak tak jenuh tunggal dan antioksidan karotenoid di dalamnya berperan menjaga kelembapan serta elastisitas kulit.

Sebuah studi dalam Journal of Cosmetic Dermatology menyebutkan, wanita yang mengonsumsi alpukat setiap hari selama delapan minggu mengalami peningkatan kekencangan dan elastisitas kulit. Karotenoid juga membantu melindungi kulit dari stres oksidatif akibat radikal bebas.

2. Tomat

MEMAKAN TOMAT - Ilustrasi wajah bebas dari jerawat dengan mengosumsi nutrisi seperti vitamin A, C, E, serta selenium yang mana nutrisi tersebut berada di tomat. Foto ini di download pada (15/4/2025) di Freepik.
MEMAKAN TOMAT 

Tomat kaya vitamin C dan likopen, antioksidan kuat yang berperan menjaga kesehatan kulit. Konsumsi tomat secara rutin diketahui membantu mencerahkan kulit dan melindunginya dari efek buruk sinar matahari.

Sebuah uji coba terkontrol menunjukkan, konsumsi pasta tomat selama beberapa bulan dapat meningkatkan ketahanan kulit terhadap sengatan sinar UV.

3. Buah beri

Stroberi, blueberry, raspberry, dan blackberry dikenal sebagai sumber antioksidan alami yang tinggi. Buah beri tidak hanya baik untuk jantung, tetapi juga berperan menjaga kesehatan kulit.

Menurut ahli gizi Kathryn Piper, antioksidan dalam buah beri berpotensi melindungi kulit dari polusi dan paparan sinar UV, yang sering memicu penuaan dini.

4. Cokelat hitam

Cokelat hitam dengan kandungan kakao minimal 70 persen mengandung flavonoid yang bermanfaat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV. Selain itu, cokelat hitam juga membantu meningkatkan aliran darah ke kulit.

Sebaliknya, cokelat susu yang tinggi gula justru berisiko mempercepat munculnya garis halus dan kerutan.

5. Teh hijau

Menggunakan teh hijau sebagai minuman dan masker wajah
Menggunakan teh hijau sebagai minuman dan masker wajah (@depositphotos)

Teh hijau kaya polifenol, terutama epigallocatechin-3-gallate (EGCG), yang memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri. Senyawa ini diketahui membantu mengurangi peradangan kulit serta melawan bakteri penyebab jerawat.

Meski demikian, penelitian masih terus dilakukan untuk menentukan jumlah konsumsi teh hijau yang paling optimal bagi kesehatan kulit.

6. Ikan berlemak

Salmon, sarden, dan ikan berlemak lainnya merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik. Omega-3 berperan menjaga kelembapan kulit, mengurangi peradangan, serta membantu memperlambat tanda-tanda penuaan.

Selain itu, kandungan proteinnya membantu menjaga massa otot yang cenderung menurun seiring bertambahnya usia.

7. Almond

Kacang Almond
Kacang Almond (Tribunnews)

Almond kaya vitamin E, lemak sehat, dan antioksidan. Sebuah studi pada 2021 menemukan, konsumsi almond setiap hari dapat membantu mengurangi kerutan wajah dan hiperpigmentasi kulit.

Kacang ini juga mudah dikonsumsi sebagai camilan sehat atau tambahan dalam smoothie.

Pada akhirnya, menjaga kulit tetap sehat dan tampak muda tidak hanya bergantung pada produk perawatan mahal. Pola makan seimbang yang kaya makanan utuh, antioksidan, dan nutrisi penting menjadi kunci utama.

Seperti disampaikan para ahli, fokuslah menambahkan makanan sehat ke dalam pola makan sehari-hari, bukan sekadar membatasi. Cara ini membuat gaya hidup sehat lebih menyenangkan, rendah stres, dan tentunya lebih bergizi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.