Mau Cuan Maksimal? Simak 5 Hal Penting Sebelum Pilih Platform Emas Digital
February 03, 2026 06:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Minat masyarakat pada emas kembali menguat. Lonjakan harga logam mulia dalam beberapa waktu terakhir membuat emas tak lagi sekadar dipandang sebagai perhiasan atau tabungan konvensional, melainkan instrumen lindung nilai yang semakin relevan. 

Perkembangan teknologi ikut mendorong perubahan perilaku tersebut.

Kini, emas tak selalu harus disimpan di laci atau brankas rumah. 

Cukup lewat ponsel, masyarakat bisa memiliki emas dalam bentuk digital.

Kendati demikian, kemudahan itu juga membawa konsekuensi. 

Pasar global baru-baru ini diguncang oleh penutupan sebuah platform investasi emas di kawasan Asia. 

Baca juga: Permintaan Tinggi, Emas 5-10 Gram di Galeri 24 Pegadaian Sering Sold Out

Nilai kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp30 triliun, dengan ratusan ribu nasabah terdampak. 

Menanggapi fenomena ini, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah X Jawa Barat, Eko Supriyanto, menyebut pentingnya masyarakat Jawa Barat untuk lebih selektif dan tidak mudah tergiur oleh keuntungan yang tidak masuk akal.

Dia menuturkan, prinsip yang harus ditanamkan ialah Legal dan Logis. 

Legalitas memastikan investasi berada di bawah pengawasan otoritas resmi, sementara pendekatan logis membantu investor memahami nilai, risiko, dan mekanisme transaksi emas secara rasional. 

Dia memastikan bahwa setiap gram emas digital yang dibeli nasabah melalui aplikasi maupun outlet Pegadaian, memiliki fisik yang nyata dan tersimpan aman. 

"Kami ingin masyarakat merasa tenang bahwa investasi mereka dikelola oleh lembaga negara yang memiliki fundamental kuat dan pengawasan ketat," ujar Eko Supriyanto, Selasa (3/2/2026). 

Ia juga menambahkan bahwa akses terhadap emas fisik kini semakin dekat dengan masyarakat di Jawa Barat melalui jaringan outlet yang tersebar luas, sehingga proses edukasi dan pendampingan investasi dapat dilakukan secara langsung.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Selasa 3 Februari 2026 Antam Menguat, Galeri 24 dan UBS Melandai Turun Harga

Oleh karena itu, pihakmya membagikan 5 hal penting yang wajib diperhatikan secara cermat sebelum memulai investasi emas digital:

1. Kejelasan Legalitas dan Pengawasan 

Hal paling mendasar yang harus diperhatikan adalah legalitas operasional.

Investasi emas digital di Indonesia berada dalam pengawasan regulator tertentu. 

Karena itu, penting memastikan platform yang digunakan telah diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau tercatat resmi di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). 

Dikatakannya, kejelasan izin ini menjadi bentuk perlindungan hukum bagi investor apabila muncul persoalan atau sengketa di kemudian hari.

2. Kepastian Fisik Emas (Underlying Asset)

Hal yang kerap luput diperhatikan adalah apakah saldo emas di aplikasi benar-benar didukung oleh emas fisik. 

Platform yang dapat dipercaya harus menjamin kepemilikan emas riil dengan rasio satu banding satu, di mana setiap gram yang dibeli memiliki bentuk fisik dan disimpan secara aman di fasilitas penyimpanan resmi. 

Tanpa jaminan ini, investor berisiko hanya memiliki catatan digital tanpa dukungan aset nyata.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Sabtu 31 Januari 2026 Antam hingga Galeri 24 Tembus Rp3 Juta Kini Turun Harga

3. Transparansi Harga dan Selisih Kurs (Spread) 

Dalam investasi emas, terdapat selisih antara harga beli dan harga jual yang disebut spread. 

Dikatakannya, sebelum memutuskan, bandingkan spread antar platform secara organik. 

Platform yang sehat akan menampilkan harga secara real-time dan transparan tanpa biaya tersembunyi yang tiba-tiba muncul saat Anda ingin mencairkan dana atau mengambil emas fisik.

4. Likuiditas dan Kemudahan Pencairan

Tujuan investasi adalah ketersediaan dana saat dibutuhkan. Periksalah seberapa cepat platform tersebut memproses penarikan dana (buyback). 

Selain itu, pastikan platform tersebut memberikan opsi untuk mencetak saldo digital Anda menjadi emas batangan fisik bersertifikat. 

Fleksibilitas ini sangat penting untuk memastikan bahwa aset Anda bisa berubah menjadi uang tunai atau fisik emas kapan saja tanpa prosedur yang rumit.

5. Reputasi dan Keamanan Infrastruktur Digital

Di era digital, cek rekam jejak perusahaan sebelum menggunakan layanannya. Pastikan perusahaan memiliki pengalaman dan reputasi jelas dalam mengelola aset masyarakat. 

Tak kalah pentint, pastikan aplikasinya dilengkapi keamanan berlapis, seperti autentikasi dua faktor (2FA) dan enkripsi data, untuk melindungi akun dari risiko peretasan. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.