- Iran menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi dalam menjaga wilayah udaranya, dengan mengandalkan sistem rudal S-300PMU2 buatan Rusia sebagai tameng utama yang diklaim nyaris mustahil untuk dijebol.
Sistem pertahanan udara S-300PMU2 ini menjadi andalan Teheran karena kemampuannya dalam mencegat berbagai jenis ancaman udara dari jarak jauh. Dengan integrasi teknologi Rusia ini, Iran merasa memiliki perisai berlapis yang mampu melindungi pusat-pusat komando strategis, termasuk markas Garda Revolusi Iran (IRGC), dari serangan udara musuh.
Meski analis militer menyinggung ancaman dari jet siluman F-35C milik Amerika Serikat, pihak Iran tetap optimistis pada keandalan sistem S-300PMU2 yang dikombinasikan dengan rudal domestik Bavar-373. Jaringan pertahanan ini dirancang untuk mendeteksi sasaran dengan tingkat deteksi radar yang minim sekalipun.
Kecanggihan S-300PMU2 Rusia ini disebut-sebut menjadi kunci utama stabilitas pertahanan Iran saat ini. Keberadaan sistem ini sekaligus menjadi pesan tegas bagi negara-negara lawan mengenai kesiapan Teheran dalam menghalau segala bentuk agresi udara di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.