Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) mencatat aspal jalan dan perbaikan saluran air menjadi usulan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 di Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet.

"Mengingat usulan yang masuk cukup banyak, maka kemampuan lembaga kemasyarakatan serta rekan-rekan birokrat sangat diperlukan untuk membantu menyaring skala prioritas pembangunan yang benar-benar dibutuhkan," kata Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho dalam Musrenbang di Jakarta, Selasa.

Ali mengatakan sebanyak 38 usulan dibahas dalam Musrenbang di Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Dia juga mengapresiasi proses penyampaian aspirasi dari warga melalui kelurahan yang berjalan lancar dan cukup baik. Terutama, dalam menentukan skala prioritas dalam sebuah proses pembangunan.

Ali menjelaskan, dalam membangun suatu wilayah agar lebih baik ke depannya, terdapat tiga opsi dalam proses perencanaan pembangunan.

Pertama, melalui kegiatan Musrenbang. Kedua, melalui aspirasi anggota DPRD DKI yang melaksanakan kegiatan reses.

"Untuk opsi lain adalah melalui saluran teknokrat sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab mereka," ucapnya.

Ali berharap usulan pembangunan dalam Musrenbang merupakan kebutuhan warga dan dapat dilaksanakan dalam waktu cepat, serta warga dapat mengawal keseluruhan prosesnya tahap demi tahap. Sebab, setelah ini akan berlanjut ke tingkat kecamatan, tingkat kota, hingga tingkat provinsi.

"Terkait usulan yang belum bisa terakomodir, diharapkan ada umpan balik (feedback) yang diberikan. Hal ini penting agar usulan tersebut dapat menjadi bahan kajian dan pertimbangan pada proses perencanaan berikutnya," ucapnya.

Sementara itu, Lurah Tebet Barat, Andi Nurcahya menjelaskan dalam pertemuan ini, pihaknya bersama pengurus lingkungan dan unsur pemerintah membahas 38 usulan yang berasal dari delapan RW.

"Berdasarkan penilaian teknis dari OPD terkait, seluruh usulan tersebut telah diakomodasi dan dapat diteruskan ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu tingkat kecamatan dan seterusnya. Kami berharap usulan-usulan ini dapat segera diimplementasikan pada tahun ini atau tahun 2027," kata Andi.

Andi menyebut, usulan yang paling dominan berkaitan dengan bidang Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA). Selain itu, terdapat juga usulan untuk Suku Dinas Pemuda dan Olahraga (Sudinpora), Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Perhubungan (Dishub), serta instansi terkait lainnya.

Dia menambahkan, usulan didominasi oleh pekerjaan pengaspalan jalan lingkungan dan usulan perbaikan saluran air, baik normalisasi saluran yang sudah ada maupun pembuatan saluran baru.

"Harapannya, forum-forum seperti ini dapat menjadi wadah untuk mengakomodir aspirasi masyarakat yang selama ini belum terserap," ucapnya.

Sehingga, harap dia, pembangunan di Tebet Barat dapat terlaksana dengan lebih baik. Hal ini juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan aspirasi mereka demi kemajuan wilayahnya.