TRIBUNNEWS.COM - Timnas Futsal Indonesia berhasil lolos ke semifinal Piala Asia Futsal 2026 setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 3-2 di Indonesia Arena, Selasa (3/2/2026).
Setelah sempat unggul 2-0 di babak pertama, Timnas Indonesia mampu mempertahankan keunggulan dan menambah satu gol lagi melalui Reza Gunawan.
Adapun keunggulan di babak pertama tercipta melalui Wendy Brian dari situasi kick in dan Ardiansyah Nur memanfaatkan serangan balik cepat.
Sedangkan Vietnam mencetak dua gol melalui Nguyen Da Hai, salah satunya memanfaatkan skema power play di lima menit terakhir.
Kemenangan ini membuat Indonesia lolos ke semifinal dan akan bertemu Tim Samurai Biru, Jepang.
Raja kedua futsal Asia ini sebelumnya mengalahkan Afghanistan dengan skor telak 6-0.
Adapun pertemuan dengan Jepang nanti, berpeluang menjadi ajang balas dendam bagi Indonesia setelah di Piala Asia Futsal 2022 lalu kalah di babak 8 besar secara dramatis dengan skor 3-2.
Kemenangan atas Vietnam juga sekaligus membalaskan kekalahan yang dialami Timnas Indonesia saat ini SEA Games 2025 pada Desember lalu, saat kalah 1-0 meski akhirnya meraih medali emas.
Dengan hasil ini, Indonesia menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara setelah di laga 8 besar lainnya Thailand juga terhenti setelah kalah 2-4 dari Irak.
Selain itu, tim asuhan Hector Souto berhasil menciptakan sejarah untuk pertama kalinya melangkah ke semifinal Piala Asia Futsal sejak pertama kali diadakan pada tahun 1999.
Pertandingan Indonesia kontra Vietnam langsung berjalan dalam tempo cepat sejak peluit awal dibunyikan.
Indonesia nyaris mendapat peluang di detik-detik awal laga lewat Muhammad Iqbal.
Dorongan dari pemain Vietnam membuat ia terjatuh, yang sedikit diprotes namun wasit tak menganggap sebuah pelanggaran.
Vietnam tampil menekan di awal laga, tetapi Indonesia juga mampu merespons lewat beberapa serangan balik berbahaya.
Tekanan bertubi-tubi Vietnam memaksa Ahmad Habiebie bekerja keras sejak menit ketiga dengan melakukan tiga penyelamatan beruntun, termasuk menepis tembakan jarak jauh dan dua peluang dari situasi sepak pojok.
Di tengah gempuran tersebut, Indonesia justru sukses mencuri gol lebih dulu lewat Wendy Brian yang memanfaatkan kick in dari sisi kiri dengan tembakan cepat yang gagal diantisipasi kiper Vietnam.
Vietnam terus bermain agresif dan berhasil membuat beberapa peluang berbahaya, namun Ahmad Habiebie bermain cukup apik.
Kiper berusia 25 tahun ini selalu berdiri di posisi yang tepat untuk menggagalkan berbagai ancaman dari Vietnam.
Kepercayaan diri Indonesia semakin meningkat dan berbuah gol kedua pada menit ke-11 melalui Ardiansyah Nur.
Berawal dari keberhasilannya merebut bola dan memimpin serangan balik cepat, Anca menyelesaikan peluang lewat tap-in di tiang jauh setelah kombinasi apik dalam situasi tiga lawan dua.
Vietnam sempat terlihat frustrasi hingga memicu kartu kuning, sementara Indonesia juga mendapat peringatan setelah pelanggaran Reza Gunawan.
Hingga akhir babak pertama, Vietnam terus berupaya membongkar pertahanan Indonesia, namun lini belakang Garuda yang dikomandoi Muhammad Iqbal tetap disiplin.
Indonesia sendiri memilih lebih sabar dengan mengandalkan transisi cepat, dan skor 2-0 bertahan sampai turun minum.
Di babak kedua, Vietnam yang berusaha mengejar ketertinggalan langsung bermain agresif.
Setelah serangan bertubi-tubi, Vietnam akhirnya mengecilkan ketertinggalan menjadi 2-1 di menit 25' melalui Nguyen Da Hai.
Berawal dari kesalahan Reza Gunawan yang kehilangan bola saat melakukan serangan, Vietnam melancarkan serangan balik cepat.
Bola tembakan Da Hai meluncur datar di antara kaki Ahmad Habiebie, mengecilkan skor menjadi 2-1.
Namun demikian, skuad Garuda menunjukkan respon cepat. Reza Gunawan menebus kesalahannya dengan gol yang membuat Indonesia unggul 3-1.
Proses gol ini tak lepas dari peran aktif Ahmad Habiebie dalam membangun serangan.
Ia mengirim bola kepada Yogi yang berada di flank kanan. Pergerakan pemain 22 tahun itu mempu menarik para pemain Vietnam.
Alhasil ia langsung memberi umpan kepada Reza Gunawan yang berdiri tak terkawal dan dituntaskan menjadi gol.
Tertinggal 3-1, Vietnam melakukan skema power play di lima menit terakhir.
Upaya tersebut berhasil membuah gol kedua bagi Vietnam. Gol mereka lagi-lagi dibuat oleh Nguyen Da Hai lewat tembakan keras yang mengarah sudut sempit di pojok gawang, skor 3-2.
Di sisa waktu pertandingan, Vietnam terus memainkan power play, namun solidnya pertahanan Indonesia membuat tim Nguyen FC tak bisa mencetak gol lagi.
(Tribunnews.com/Tio)